DIDUGA NODAI ANAK TETANGGA, LANSIA DI TUNJUNGAN DILAPORKAN KE APARAT




Tunjungan – Seorang lansia yang dulunya pernah bertugas sebagai modin di Desa Tunjungan Kecamatan Tunjungan, Samani (65) dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan. Samani dilaporkan oleh orang tua korban, yang tidak lain adalah tetangganya sendiri.

Korban pencabulan berinisial SA (14), seorang gadis yang mengalami keterbelakangan mental. Sepekan yang lalu, SA mengeluh kepada ayahnya, Djasman, terkait rasa sakit di kemaluannya.

 

Seorang lansia di Tunjungan dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan.

 

“Awalnya anak saya tidak mau ngomong kepada saya, baru setelah ditanya baik-baik oleh tetangga baru ngomong semua,” ujar Djasman seperti dikutip Kompas, Jumat (19/10).

Lebih lanjut, Djasman mengatakan, kejadian pencabulan itu terjadi pada sore hari lantaran saat itu kondisi rumah Djasman dan rumah Samani sepi. Istri Samani berada di sawah hingga menjelang malam.

“Anak saya diajak ke rumahnya dengan diiming-imingi uang. Sesampainya di kamar kemudian pintu kamar dikunci pelaku dan saat itulah kemudian Samani menodai anak saya,” ungkap Djasman.

Meski telah dilakukan mediasi antara keluarga korban dengan Samani, lansia yang telah bercucu ini tidak menunjukkan rasa penyesalan. Menurut Djasman, Samani kerap menjelek-jelekkan keluarganya.Tak ayal, Djasman pun melaporkan Samani ke Polres Blora.

“Anak saya pas di polres juga ngomong apa adanya. Menjelaskan seperti yang diomongkan kepada kami,” ujarnya.

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.