IKPM JATENG : SUARA ANAK MUDA KALAH LANTANG DIBANDING LEMBAGA SURVEI !

Yogyakarta – Ketua Umum Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Jateng mengajak kaum muda untuk menjadi aktor utama dalam Pilkada Serentak 2018.

Hal ini disampaikan dalam talkshow bertajuk “Pesta Demokrasi, pemecah atau pemersatu : Figur dan Tantangan Jawa Tengah Masa Depan” di Theatrikal Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (13/04).

 

Talkshow IKPM Jateng bertajuk “Pesta Demokrasi : Pemecah atau Pemersatu” di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (13/04).

 

“Jangan hanya ikut meramaikan pesta demokrasi, tetapi harus menjadi aktor utama pada Pilkada Serentak 2018. Kontestasi pilkada serentak merupakan sarana untuk menyeleksi hadirnya sosok kaum muda yang bisa membawa perubahan masa depan Jawa Tengah,” tegas Ketua IKPM Jateng Iqbal Kholil Rohman.

Hadir dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi, perwakilan Kesbangpol Jateng Sumanto dan akademisi Bambang Wahyu Nugroho.

Menurut Iqbal, Indonesia – khususnya Jawa Tengah, membutuhkan sosok pemimpin kuat untuk mempertahankan NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Kita butuh sosok pemimpin kuat. Dewasa ini suara kaum muda kalah lantang dengan suara lembaga survei. Bahkan kalah lantang dengan para penyebar fake news dan hoaxes,” ujar Iqbal.

Menutup uraiannya, Iqbal menekankan bahwa talksow ini merupakan ekspresi pemikiran dan visi politik anak muda tentang kepemimpinan Indonesia di masa depan.

“Kita ingin menghadirkan prosesi Pilgub ini tidak hanya soal elektabilitas kandidat akan tetapi juga bisa membangkitan nyali kaum muda,” tandasnya.

Reporter : Dawamun Niam

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.