IPM BLORA : KAMI BUTUH AKAD, BUKAN COKLAT !

Blora – Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menggelar aksi menolak perayaan hari valentine di kompleks Alun-alun Blora, Minggu (11/02).

 

Aksi Penolakan Valentine’s Day di Alun-alun Blora oleh aktivis Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Blora, Minggu (11/02) foto : wawasan.co

 

Dalam aksi ini, mereka membubuhkan tanda tangan di media baliho bertuliskan “Kami Butuh Akad, Bukan Coklat,”.

Ketua Pengurus Daerah (PD) IPM Blora Deni Eko Triyono mengatakan Valentine’s Day atau perayaan

Hari Valentine merupakan budaya barat yang menjurus pada ajaran kafir. Menurutnya, merayakan Valentine’s Day sama halnya mendekati zina, dan zina dilarang agama.

Aksi penolakan perayaan Valentine’s Day ini digelar di Alun-alun Blora di tengah-tengah agenda Car Free Day (CFD). Aksi penolakan berlangsung singkat, dimulai pukul 06.00 WIB dan selesai pukul 08.30 WIB.

Deni menambahkan, selain menggelar aksi penolakan perayaan Valentine’s Day di Alun-alun, IPM Blora juga akan aktif melakukan kampanye penolakan di sekolah masing-masing dan media sosial.

Penyunting : Aribpak’i

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.