ISU PENCULIKAN ANAK DI KUNDURAN MAKAN KORBAN

Blora – Seorang pria, Zaenudin babak belur setelah dihajar massa gara-gara tersebarnya berita bohong atau hoax penculikan anak dan pencurian sepeda motor. 

Informasi yang dihimpun Bloranews.com dari Kepolisian Sektor (Polsek) Kunduran, aksi pengeroyokan terhadap dua pria itu terjadi pada Rabu siang (05/4/2017) pukul 14.30 Wib, di Jalan Raya Desa Ngilen, Kecamatan Kunduran. Kedua pria yang dikeroyok atas nama Zainudin dan pria satunya belum diketahui identitasnya.

 

Penculikan anak di kunduran

Ilustrasi Blora news

 

Awalnya, Zainudin atau Udin datang bersama temannya dari Desa Bakah, Kunduran menuju Desa Bacem. Selanjutnya Udin membawa kedua anaknya yang masih balita, tanpa sepengetahuan ibunya atau istrinya.

Namun sewaktu membawa anaknya, diketahui oleh kakak kandung istri Udin, Tri Sugiarti. Mengetahui keponakan di bawa Udin tanpa sepengetahuan ibunya, Tri Sugiarti minta tolong dengan nada menjerit dan dikejar hingga sampe tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Desa Plosorejo.

Masa yang mengira kejadian tersebut merupakan penculikan anak dan isu yang berkembang pelaku curanmor. Udin dan temannya dihajar massa hingga babak belur dan luka parah.

Saat dihubungi melalui handpone (HP), Kapolsek Kunduran Agus Budiman membenarkan peristiwa tersebut dan para saksi saat ini masih dimintai keterangan oleh Unit Reskrim Polsek Kunduran.

“Kita masih mengumpulkan keterangan dari para saksi,” jelas Kapolsek Kudnuran.

Sedangkan saat ini, kondisi kedua kedua pria itu masih sekarat dan dirawat di  Puskesmas Kunduran, sedangkan.

Peristiwa pengeroyokan Zainudin itu cukup mengejutkan karena ternyata anak yang dianggap korban adalah anak kandungnya sendiri. Kejadian ini merupakan permasalahan keluarga antara Zainudin dan istrinya.

Reporter : Lilik Zubaidi

 

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.