JEMBATAN TAK LAYAK, PENGENDARA MOTOR TERCEBUR KE SUNGAI

Ngawen – Kondisi jembatan penghubung antara Desa Talokwohmojo dengan Dukuh Canggah di Kecamatan Ngawen sangat membahayakan pengendara yang melintas. Dua orang pemotor berboncengan tercebur ke sungai lantaran kayu pegangan pada jembatan tersebut telah lapuk.

Warga Desa Talokwohmojo Kecamatan Ngawen mengevakuasi sepeda motor yang tercebur di sungai, Selasa (13/03).

 

Pengendara tersebut bernama Mizan Sya’roni (17) dan memboncengkan Khotibul Umam (23) yang sedang dalam perjalanan pulang usai berlatih hadroh. Pengandara ini mengalami sejumlah luka akibat peristiwa tersebut.

Saksi mata kejadian, Khanif Imam Baihaqi (19) warga Desa Talokwohmojo mengatakan peristiwa ini terjadi pada Senin (12/03) malam pukul 22.00 malam.

“Saat itu, Mizan Sya’roni dari arah Dukuh Canggah menuju Desa Talokwohmojo. Ketika sampai di jembatan tersebut, motornya tergelincir lantaran kondisi habis hujan. Khotibul sempat berpegangan pada kayu pegangan di jembatan itu, sayangnya kayu itu lapuk. Akhirnya mereka tercebur ke sungai,” terang Khanif.

Meski tercebur dari jembatan setinggi sepuluh meter, kedua korban dapat menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai. Sementara itu, seorang pengendara di belakang korban segera mencari pertolongan kepada warga sekitar.

“Kondisi sungai malam itu banjir, warga setempat membantu pencarian motor yang tercebur tersebut dengan alat seadanya,” lanjut Khanif.

Kendati telah dilakukan pencarian hingga Selasa (13/03) dini hari, motor korban tak kunjung ditemukan. Pencarian pun dihentikan dan dilanjutkan pagi hari tadi.

“Kondisi arus sungai yang cukup deras membuat pencarian menjadi semakin sulit. Dini hari, pencarian dihentikan,” ujarnya.

Setelah pencarian dilanjutkan pada keesokan harinya, motor korban jenis Honda Supra X bernopol K-5831-YM berhasil ditemukan warga.

Reporter : Alifin Candra Kusuma

 

Tonton video nya : 

 

 

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.