KPU BLORA GANDENG KELOMPOK MASYARAKAT UNTUK MELAKUKAN PENDIDIKAN PEMILIH




Blora – Sebanyak 30 kelompok masyarakat dari berbagai elemen mengikuti diskusi terarah (FGD / Focus Group Discussion) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Blora di Hotel Mustika, Senin (12/03).

 

Diskusi terarah KPU Blora bersama puluhan kelompok masyarakat di Hotel Mustika Blora, Senin (12/03).

 

Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018.

Pululuhan kelompok masyarakat tersebut terdiri atas unsur keagamaan, kemasyarakatan hingga unsur seni dan budaya. Kelompok ini juga merupakan perwakilan dari pemula, pemuda-mahasiswa dan golongan perempuan.

Pemandu diskusi terarah KPU Blora Moesafa mengajak peserta untuk melakukan refleksi terhadap partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

“Berdasarkan data di KPU Blora, tingkat partisipasi masyarakat di Kab. Blora ternyata sangat dipengaruhi oleh jenis Pemilihan yang dilaksanakan,” papar Moesafa memulai diskusi.

Moesafa mencontohkan, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blora misalnya, cenderung mempunyai tingkat partisipasi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Angka partisipasi dalam Pemilihan Bupati Blora Tahun 2005 dan 2010 mencapai 74,6% dan 71,7%, sedangkan dalam Pemilihan Gubernur Tahun 2008 dan 2013 hanya mencapai 61,7% dan 55,9%,” lanjutnya.

Dalam diskusi tersebut disimpulkan, tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu berbanding lurus dengan tingkat pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait agenda pelaksanaan Pemilihan yang digelar.

Sehingga, perlu ada perluasan menyangkut pelaku, sarana, dan metode yang digunakan dalam melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih (sosdiklih). Pelaku sosdiklih harus melibatkan pihak sebanyak mungkin agar persebarannya mempunyai daya dorong kuat dan daya jangkau luas.

“Selanjutnya, 30 kelompok masyarakat yang mengikuti FGD ini akan menjadi mitra strategis KPU dalam menyebarluaskan informasi dan melakukan pendidikan pemilih,” pungkasnya.

Penyebaran informasi tentang Pilgub Jateng 2018 dan pendidikan pemilih oleh kelompok masyarakat ini akan dimulai dengan menyusun kerangka kegiatan sesuai dengan kekhasan masing-masing kelompok.

Penyunting : Abdul malik

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.