PENGAWAS PEMILU HARUS BIJAK BERMEDSOS



Cepu- Pengawas pemilu, mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa (Pengawas Pemilu Desa/PPD) diharapkan untuk bijak dalam beriteraksi di dunia maya. Selain itu, ada lima prinsip yang harus dipegang supaya pengawas pemilu tidak menjadi batu sandungan dalam menyukseskan Pemilu 2019.

Pesan ini, disampaikan komisioner Bawaslu Jateng Divisi Pencegahan, Anik Sholihatun dalam Rakernis Pengawasan Pemilu 2019 di Hotel Arra Amandaru Cepu. Demi menjaga profesionalitas, pengawas pemilu untuk tidak terlalu dekat dengan peserta Pemilu 2019.

 

Rakernis Pengawasan Pemilu 2019 di Hotel Arra Amandaru Cepu

Pengawas Pemilu se- Kabupaten Blora usai Rakernis Pengawasan Pemilu 2019 di Hotel Arra Amandaru Cepu

 

Dalam hal ini, pengawas pemilu harus berhati-hati dan bijak, baik dalam bermedia sosial, dan bergaul. Caranya, menghindari aktivitas yang berpotensi akan menimbulkan masalah dalam pemilu. Nongkrong, atau ngopi, usahakan tidak bersama peserta pemilu,” himbaunya, Senin (19/11).

Anik menambahkan, pengawas pemilu di tingkat kecamatan dan desa untuk menjalankan tugas pengawasan tahapan kampanye dengan maksimal. Menurutnya, pengawas pemilu di tingkat kecamatan dan desa merupakan ujung tombak Bawaslu.

“Panwaslu kecamatan harus mengedapankan pencegahan pada masa kampanye ini. Setiap pelanggaran yang ada harus dicermati, dikaji, kemudian ditindak,” pungkasnya. (jck)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.