PENOLAKAN PENGAJIAN MTA BERUJUNG RUSUH

Japah – Kegiatan pengajian jamaah Majelis Tafsir Al Quran (MTA) di Desa Japah, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, berujung rusuh.

Informasi yang dihimpun Bloranews.com, kejadian itu berlangsung pada Senin sore (20/03/2017) di RT 05 Desa Japah. Peristiwa berawal saat jamaah MTA hendak menggelar pengajian di rumah Ali Sugeng yang berlokasi di RT 05 Desa Japah. Ali Sugeng sendiri merupakan ketua pengurus MTA cabang Japah.

 

 

 

PENOLAKAN WARGA PADA KEGIATAN MTA

Kegiatan pengajian jamaah Majelis Tafsir Al Quran (MTA) di Desa Japah, Kecamatan Japah, Blora, berujung rusuh. Foto : Bloranews

 

Diketahui selama ini warga setempat dengan jamaah pengajian tidak sepaham. Warga sampai mengumpulkan tanda tangan, atas penolakan segala aktifitas yang dilaksanakan jamaah MTA ditempat tersebut.

Karena Jamaah MTA tetap melanjutkan kegiatannya, sehingga mengundang emosi warga dan beramai-ramai mendatangi lokasi pengajian. Akibatnya aksi saling dorong dan adu mulut antara warga dengan jamaah, tak terelakan.

Salah seorang warga, Muhsin, yang rumahnya berdekatan dengan lokasi pengajian merasa heran dengan jamaah MTA yang hanya sedikit dari warga setempat ini. Karena sering mendapatkan teguran dari warga, tetapi tidak dianggap.

“Kan selama ini warga sudah berkali-kali memperingatkan, tapi mereka gak menggubris, ya gini jadinya,” kata Muhsin.

Pihaknya menambahkan, bahwa yang terjadi selama ini, aktifitas warga terkait dengan tradisi keagamaan sering diharamkan, oleh jamaah MTA yang tidak sepaham.

Dari informasi yang dihimpun, pada pukul 16.35 Wib nampak aparat keamanan dari Polres Blora, sudah berada dilokasi untuk memediasi kedua belah pihak.

Camat Japah, Kiswoyo mengatakan bahwa keduanya menyepakati, jamaah MTA untuk tidak lagi melaksanakan kajian di RT 05 Desa Japah, tetapi dipindahkan ke RT 03 RW 01 Dukuh Ngrowo Desa Japah.

“Tadi sudah dipertemukan keduanya, perwakilan warga dan perwakilan pengurus MTA Japah serta  Blora. Semuanya sepakat untuk memindahkan lokasi pengajian, dari lokasi sebelumnya ke salah satu rumah jamaah MTA di desa yang sama yaitu Pak Sagimin,” ujar Kiswoyo.

Pengurus dan jamaah MTA, lanjut Kiswoyo, juga sudah menerima dan tidak akan lagi melakukan kajian di rumah ketua cabang MTA Japah, Ali Sugeng. Dalam pertemuan itu, disaksikan oleh Kapolres, Dandim Blora, perwakilan Kesbangpol, dan Forkopincam serta Kepala Desa setempat.

Reporter : Ngatono

 

 

Tonton Juga :

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.