PESANTREN DAN KEARIFAN LOKAL



Yaitu, menjalankan kegiatan dari bangun tidur untuk menyambut sholat subuh berjama`ah yang notabenya kebanyakan pesantren sholat berjama`ah merupakan salah satu kegiatan yang wajib ditaati oleh santri.

Selain itu, masih banyak kegiatan yang menati mereka dan hampir semuanya bermuara pada kewajiban.

Di sisi lain, bisa disadari betapa padat waktu yang harus dimanajemen oleh santri di pesantren. Pepatah mengatakan sing jenenge golek ngilmu yo nginiku, butuh pengorbanan.

Artinya mencari ilmu butuh pengorbanan, dari pengorbanan yang bersifat fisik hingga non-fisik, seperti berfikir untuk mengatur waktu yang sesuai jadwal kegiatan hingga bagaimana memenuhi kebutuhan perutnya.

Meski diketahui kebanyakan santri, uang sakunya masih dari rumah, akan tetapi mereka tetap saja tanpa sandar harus merelakan fikirnya untuk manajemen keuangan.  

 

Kearifan Lokal

Kembali pada gambaran, bahwa kebiasan ngeliwet tidak bisa dilepaskan dari santri dan pesantren, lalu nilai apa yang sebenarnya ingin ditanamkan dari kebiasan ngeliwet?

Toh ngeliwet sejak dulu ya begitu-begitu saja, yakni salah satu tenik memasak nasi dengan cara mencampur beras dan air, bisa air putih atau air santan, dalam satu tempat khusus. Tempat yang dipakai bisa ketel, kastrol, atau dandang untuk memasak nasi hingga matang.

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.