SURONAN DAN SEDEKAH BUMI, DUA TRADISI YANG MASIH LESTARI DI BLORA



Kabupaten Blora adalah sebuah Kabupaten di Propinsi Jawa Tengah bagian timur. Banyak sekali yang menarik dari Kabupaten Blora, salah satunya adalah tradisi yang masih dijaga dan hidup dalam masyarakat Blora itu sendiri.

Hebatnya tradisi-tradisi itu masih dilakukan sampai sekarang, tanpa terpengaruh oleh modernisasi jaman. Lalu apa saja sih tradisi-tradisi yang ada di Blora, yang sampai sekarang masih terjaga dan masih dijalankan oleh masyarakat Blora. Berikut ini dua diantaranya.

 

Bulan suro

Upacara menyambut Tahun Baru Suro di Blora

Suronan

Banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat pada saat Bulan Suro. Antara lain mementaskan pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk, untuk menyambut tahun baru islam tersebut. Sebagian warga di Kabupaten Blora juga masih mempertahankan tradisi membersihkan dan mencuci benda pusaka peninggalan nenek moyang di Bulan Suro.

Selain itu, dalam Bulan Suro masyarakat juga melaksanakan Tironan. Tironan adalah cara masyarakat Jawa untuk memperingati weton (hari kelahiran, red). Jika pada Bulan Suro terdapat hari weton kita, biasanya diperingati dengan cara membuat makanan atau ambeng.

Kemudian, ambeng atau makanan tersebut dibagikan kepada tetangga sekitar. Orang Jawa percaya, dengan upacara Tironan ini dapat dilancarkan rezekinya dan terhindar dari malapetaka dan mendapat keberkahan.

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.