WARGA RANDULAWANG JATI TEWAS GANTUNG DIRI

Jati – Diduga putus asa karena tak segera memiliki keturunan, seorang petani mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban bernama Bagus Irawan beralamat di Dukuh Ngasemtanggung RT 11 RW 06 Desa Randulawang Kecamatan Jati, Rabu (10/01).

Istri korban, bernama Sumiyati (35) adalah orang pertama yang mengetahui terjadinya peristiwa mengenaskan ini.

 

Petugas melakukan pemeriksaan pada jenazah Bagus Irawan (22) korban gantung diri, Rabu (10/01).

 

Berdasarkan informasi dari Sumiyati, sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, dirinya bersama suaminya sempat mencari rumput untuk memberi makan ternaknya.

Sepulang dari mencari rumput, sekitar pukul 16.30 WIB Sumiyati bersama suaminya berniat menyaksikan pasar malam yang digelar di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan. Sumiati disuruh mandi, sedangkan suamnya akan membersihkan kandang ternak terlebih dahulu.

Dari kamar mandi, Sumiyati mendengar suara kursi jatuh. Ia segera menuju ke kamarnya dan mendapati suaminya telah tergantung dengan tali tampar.

Sumiyati berteriak histeris sehingga ayah Sumiyati yang bernama Tarso (60) segera mendatangi lokasi dan membantu menurunkan Bagus Irawan yang lehernya terlilit tali. Sayangnya usaha itu terlambat, Bagus Irawan telah tewas.

Sumiyati dan Tarso segera melaporkan peristiwa ini kepada pihak yang berwajib.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis Puskesmas Randulawang Endang dengan disaksikan perangkat desa setempat dan anggota Koramil 11 Jati Sertu Pujiyanto dan Serda Teguh, tidak ditemukan tanda penganiayaan pada jenazah korban.

 

Penyunting : Achmad Niam Djamil

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.