fbpx

10 HARI DIRAWAT, dr. RUSNANDAR SASDIONO MENINGGAL DUNIA

  • Bagikan
10 HARI DIRAWAT, dr. RUSNANDAR SASDIONO MENINGGAL DUNIA
dr. Rusnandar Sasdiono

Blora – Kabar duka menyelimuti keluarga besar RSUD Cepu. Salah seorang dokter senior di RSUD dr R Soeprapto Cepu, Blora, Rusnandar Sasdiono (65), meninggal dunia terkonfirmasi positif virus corona.

Rusnandar merupakan salah seorang dokter andalan untuk penanganan kasus Corona di rumah sakit tersebut.

 

10 HARI DIRAWAT, dr. RUSNANDAR SASDIONO MENINGGAL DUNIA
dr. Rusnandar Sasdiono

 

“Almarhum dirawat di RSUP dr Kariadi selama 10 hari. Dan dini hari tadi dikabarkan beliau telah meninggal dunia pada Senin dini hari pukul 02.30 WIB. Beliau terkonfirmasi positif Covid-19 dan kemungkinan ada penyakit bawaan hipertensi dan gula,” kata Direktur RSUD dr R Soeprapto Cepu, Fatkhur Rohim, di Cepu, Senin (04/01/2021).

Jenazah almarhum Rusnandar tiba di RSUD dr R Soeprapto Cepu pada pukul 10.35 WIB siang tadi dan disambut pimpinan, nakes dan staf rumah sakit pemerintah tersebut. Karangan bunga ucapan duka cita juga menghiasi halaman RSUD Cepu.

Setiba di halaman RSUD Cepu, jenazah Rusnandar kemudian dishalatkan dan selanjutnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cepu.

“Jenazah langsung dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cepu secara protokol (COVID-19),” terangnya.

Fatkhur mengatakan, Rusnandar merupakan dokter senior spesialis penyakit dalam. Almarhum merupakan salah satu ujung tombak dalam menangani virus corona rumah sakit tersebut yang mengabdi lebih kurang 30 tahun.

Terpisah, kabar duka yang sama menyelimuti jajaran Polres Blora, Polda Jawa Tengah. AKP Yatmo, Kapolsek Sambong meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani perawatan beberapa hari di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kudus.

AKP Yatmo diketahui baru mendapat anugerah kenaikan pangkat Sabtu (02/01) lalu. Namun, karena dalam keadaan sakit, Yatmo tidak bisa menghadiri upacara kenaikan pangkat dan serah terima jabatan yang digelar di Mapolres Blora.

“Hari ini kami mendapat kabar dari RSUD dr Loekmono Hadi Kudus bahwa ada rekan kami AKP Yatmo meninggal karena Covid-19. Hari ini dimakamkan secara Prokes di Bangsri tempat tinggalnya,” terang Kasubbag Humas Polres Blora AKP Soeparlan.

AKP Yatmo merasakan sakit sejak Selasa (29/12/2020) lalu. Sebelumnya, almarhum dirawat di rumah sakit Pembina Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah Cepu selama empat hari dan kondisinya membaik. Almarhum dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani rapid test antigen.

Namun, pada Sabtu (2/1/2020), kondisinya memburuk lagi. AKP Yatmo kemudian dirujuk ke RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Namun, Suyatmo tidak mampu bertahan akhirnya meninggal dunia hari ini.

Menurutnya, tidak ada pemakaman khusus dari kepolisian untuk almarhum AKP Suyatmo. Pemakaman dilakukan dengan protokol kesehatan.

“Kami seluruh anggota Polres Blora Polda Jateng ikut berduka cita atas meninggalnya AKP Suyatmo dan dari kami tidak ada pemakaman khusus,” ujarnya.

Sementara itu di rumah duka dusun Ngrapah, Desa Bangsri Kecamatan Jepon, berdatangan beberapa karangan bunga berisi ucapan duka. Diantaranya karangan bunga dari Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan beserta staf dan karyawan serta karangan bunga dari Bupati dan Wakil Bupati Blora.

Beberapa rekan sejawat seperti Polsek Sambong dan Polsek Jepon serta sejumlah perwira polisi lainnya hadir untuk memberi penghormatan dan menyampaikan ucapan duka kepada keluarga dengan menerapkan protokol kesehatan. (Jay)

banner 120x500
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

error: Konten dilindungi!!