Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

3 SYARAT JADI PERUQYAH HEBAT ALA JRA JATIKUSUMO

Sambong- Ada tiga syarat mutlak untuk menjadi seorang peruqyah yang hebat. Pasalnya, ruqyah bukan hanya sebatas pengobatan alternatif semata, melainkan juga media dakwah yang diwariskan dari salafus sholeh kepada generasi setelahnya.

 

Pelatihan JRA

Pelatihan ruqyah JRA Jatikusumo di Pesantren Al Muhammad Cepu cabang Sambong, Kecamatan Sambong Kabupaten Blora

 

Pesan ini disampaikan pembina Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Jatikusumo Blora, Gus Allama’ Allaudin Ashidqie, dalam pelatihan praktisi ruqyah di Pondok Pesantren Al Muhammad Cepu cabang Sambong, Kecamatan Sambong Kabupaten Blora, Minggu (14/07).

“Pertama, harus mengetahui dan berani menanggung konsekuensi ruqyah,” papar Gus Ama’ yang juga Sunan Kalijaga Ngadirojo Jombang, Jawa Timur tersebut. Pasalnya, ruqyah bukan hanya untuk mengobati penyakit biasa, tetapi juga penyakit non medis seperti kesurupan, atau guna-guna.

Baca: JRA JATIKUSUMO AKAN GELAR PELATIHAN RUQYAH

Sedangkan, syarat kedua adalah harus tenang. Maksudnya, seorang peruqyah harus cermat saat menangani pasiennya. Jika panik, dipastikan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lantaran mengambil langkah yang salah.

Ruqyah Sebagai Media Dakwah

Syarat ketiga adalah menguasai ayat-ayat ruqyah. Keahlian ketiga ini, merupakan salah satu syarat mutlak untuk menjadi peruqyah yang handal. Jika mampu memenuhi tiga syarat tersebut, peruqyah baru diizinkan menangani pasien.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua JRA Jatikusumo, Kyai Mukhlas mengungkapkan, sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan ini. Kembali, tokoh NU yang juga merupakan pembina IPSNU Pagar Nusa ini menegaskan, ruqyah juga merupakan media dakwah.

“Ruqyah Aswaja ini sangat berbeda dengan metode ruqyah yang dilakukan oleh kelompok di luar Aswaja. Selain bersumber dari Al-Qur’an, metode ruqyah Aswaja ini diambil dari kitab-kitab kuning yang muktabar, dan di sini, sanad keilmuannya bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya. (zar)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan