fbpx

4 JAM PENCARIAN, KORBAN HANYUT BENGAWAN SOLO BELUM DITEMUKAN

Bengawan solo
TRC BPBD Blora melakukan pencarian korban tenggelam di aliran Bengawan Solo

Kradenan- Meski telah dilakukan pencarian selama hampir 4 jam di aliran Bengawan Solo Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora, korban hanyut belum juga ditemukan. Menjelang petang, pencarian yang dilakukan tim reaksi cepat (TRC) BPBD Blora ini dihentikan.

 

Bengawan solo
TRC BPBD Blora melakukan pencarian korban tenggelam di aliran Bengawan Solo

 

“Kami melaksanakan asesment dan pencarian korban di lokasi tenggelam. Sekitar jam 18.00 WIBpencarian dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi,” jelas anggota TRC BPBD Kabupaten Blora, Agung Tri, Selasa (18/06).

BACA JUGA :  POHON TUMBANG MENGENAI KABEL LISTRIK, DAMPAK ANGIN KENCANG DI DESA TOBO JATI

Seperti diberitakan sebelumnya, Seorang pria bernama Samsul (30) warga Dusun Sunggun RT 04 RW 02 Desa Medalem Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora dilaporkan hanyut di Bengawan Solo siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Samsul hanyut usai sambatan (gotong royong, red) bersama keempat rekannya, memindahkan rumah dari Desa Tolu Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro menuju Dusun Parengan Desa Mendenrejo Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Selasa (18/06).

BACA JUGA :  PENANGGULANGAN KEKERINGAN TAK CUKUP HANYA DENGAN BANTUAN AIR BERSIH

“Saat itu, korban menyeberang Bengawan Solo dengan cara berenang. Di tengah perjalanan korban hanyut dan terbawa arus,” terang salah seorang saksi mata, Kemat (35).

Belasan relawan dari berbagai satuan tanggap bencana turut membantu pencarian korban. Diantaranya. MDMC Blora, Tagana Blora, Satpol PP Kecamatan Kradenan, hingga PPSDM Cepu Rescue Team. Bahkan, perangkat desa dan warga sekitar ikut mengawal pencarian korban tersebut. (top)

BACA JUGA :  BOCAH BELASAN TAHUN TEWAS TENGGELAM DI EMBUNG KERUK RANDUBLATUNG