fbpx

4 MILIAR DANA INSENTIF BAGI TENAGA KESEHATAN MASIH DITAHAN DINKES BLORA

  • Bagikan
Asisten Administrasi Umum, Henny Indriyanti mewakili Sekretaris Daerah selaku Sekretaris GTPP Covid-19.
Asisten Administrasi Umum, Henny Indriyanti mewakili Sekretaris Daerah selaku Sekretaris GTPP Covid-19.

Blora- Empat miliar dana insentif bagi tenaga kesehatan masih ditahan Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora. Alasan yakni lantaran masih dalam tahap verifikasi dan belum adanya yang mengajukan Surat Pertanggungjawaban (SPJ).

 

Asisten Administrasi Umum, Henny Indriyanti mewakili Sekretaris Daerah selaku Sekretaris GTPP Covid-19.
Henny Indriyanti Plt. Kepala Dinas Kesehatan Blora

 

Menurut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Blora, Henny Indriyanti, sebenarnya dana insentif tersebut saat ini sudah ada di Dinkes. Dan hanya tinggal menunggu pengajuan laporan dan verifikasi.

“Ini teman-teman dalam proses pengajuan SPJ,” ungkapnya.

Dana Insentif tersebut nantinya diberikan kepada para tenaga medis yang membantu menangani pasien Covid-19. Besarannya Pun bervariasi antara dokter umum dengan dokter spesialis. Begitu juga dengan tenaga lainnya. 

“Untuk dokter umum maksimal 10 juta dalam satu bulan pelayanan. Kalau kurang ya tinggal dibagi,” paparnya.

Lebih lanjut, Henny menambahkan, sebenarnya pengajuan dana Insentif tersebut diajukan tiap bulan. Namun kenyataannya memang belum berjalan dengan baik. Pihaknya saat ini mendorong kepada tenaga kesehatan untuk segera menyelesaikan pengajuannya, agar segera menerima haknya.  

“Kendala mungkin sibuk ngurusin covid. Kita dorong agar segera diselesaikan,” pungkasnya.(jyk)

banner 120x500
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

error: Konten dilindungi!!