AKSES JALAN MENUJU BANDARA NGLORAM JADI SOROTAN

Cepu- Pembangunan Bandara Ngloram diupayakan akan tuntas dalam empat tahapan dan kelar pada 2022 mendatang. Selain fasilitas utama seperti landasan pacu dan terminal penumpang, infrastruktur penunjang seperti akses jalan menuju bandara juga jadi sorotan.

Kepala Bandara Dewandaru Karimunjawa, Yoga Komala selaku koordinator proyek Bandara Ngloram berharap akses jalan menuju Bandara Ngloram bisa layak pakai pada 2020 mendatang. Mengingat, infrastruktur ini merupakan salah satu penunjang bandara.

 

Akses jalan menuju Bandara Ngloram Cepu, Kabupaten Blora

Akses jalan menuju Bandara Ngloram Cepu, Kabupaten Blora

 

“Akses jalan bandara minimum Desember 2020 sudah layak pakai,” kata Yoga saat berkunjung ke lokasi Bandara Ngloram bersama rombongan Komisi D DPRD Jateng, Selasa (21/01).

Diberitakan sebelumnya, pembangunan Bandara Ngloram akan dilaksanakan dalam 4 tahapan. Pertama, runway akan diperluas menjadi 1.400 m x 30 m, apron 84 m x 60 m, serta pembangunan terminal penumpang seluas 240 meter persegi dengan kapasitas lebih dari 50.000 penumpang per tahun.

Tahap kedua, dilakukan pengembangan runway menjadi 1.600 x 30 m, apron menjadi 127 m x 90 m, terminal penumpang menjadi 2.013 meter persegi dengan kapasitas 138.562 penumpang per tahun.

Tahap ketiga,  runway diperluas menjadi 1.850 m x 45 m, apron menjadi 168 m x 90 m, dan terminal penumpang menjadi 3.726 meter persegi dengan kapasitas 237.390 penumpang per tahun.

Tahap terakhir direncanakan runway akan memiliki panjang 2.000 m x 45 m, apron seluas 168 m x 90 m akan difasilitasi untuk dapat menampung 4 pesawat ATR 72-600 serta dua pesawat Boeing 737-600, serta terminal penumpang yang luasnya 5.216 meter persegi dengan kapasitas 420.551 penumpang per tahun.

“Harapan kami alokasi anggarannya segera digunakan, karna kami pasti dibatasi waktu,” pungkas Yoga. (jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan