fbpx

ANTISIPASI RUSUH, ATRIBUT BELA DIRI DILARANG BEREDAR DI KONSER DENY CAKNAN DAN YENI INKA

Untuk mengantisipasi kerusuhan dan menjaga kondusifitas, pihak penyelenggara Konser Denny Caknan dan Yeni Inka telah menyiapkan pengamanan ekstra ketat. Diantaranya pelarangan penggunaan atribut perguruan silat atau bela diri.
Situasi terkini panggung konser Denny Caknan dan Yeni Inka di Lapangan Kridosono Blora.

Blora, BLORANEWS – Untuk mengantisipasi kerusuhan dan menjaga kondusifitas, pihak penyelenggara Konser Denny Caknan dan Yeni Inka telah menyiapkan pengamanan ekstra ketat. Diantaranya pelarangan penggunaan atribut perguruan silat atau bela diri.

”Untuk menjaga ketertiban dan kondusifitas, kami berharap agar penonton nantinya tidak memakai atribut perguruan bela diri apapun dan dari manapun,” ucap Pimpinan Produksi Acara, Agus Oni Setiawan, Rabu (24/11/2022).

BACA JUGA :  LEBIH DEKAT DENGAN RATU AMBYAR YENI INKA

Oni Setiawan mengatakan, nantinya pengamanan akan melibatkan pihak kepolisian dan TNI setempat. Hal itu ditujukan untuk memperketat pengamanan agar pagelaran bisa berjalan dengan lancar.

”Pengamannya juga dibantu TNI Polri, mulai dari Polres dan Polsek hingga Kodim dan Koramil,” tandasnya.

Konser Denny Caknan dan Yeni Inka ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-273 Kabupaten Blora. Rencananya konser tersebut akan digelar sekira pukul 19.30 WIB hingga selesai.

BACA JUGA :  PEDANGDUT ASAL BLORA, YENI INKA INGIN DUET SAMA JUDIKA

Sebelum konser tersebut, digelar pula kegiatan ngaji kebangsaan bersama Ulama nyentrik Gus Miftah. Sesuai jadwal yang beredar, ngaji kebangsaan ini akan dimulai sekira pukul 15.30 hingga 17.00 WIB.

“Untuk pengamanan ngaji kebangsaan bersama Gus Miftah, pengamanan akan dibantu Banser,” imbuhnya.

Kepada masyarakat Blora yang hendak menyaksikan konser Denny Caknan dan Yeni Inka, pihak penyelenggara mengimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan kondusifitas.

BACA JUGA :  GUBERNUR GANJAR HADIRI PERNIKAHAN RATU AMBAR

”Ayo sobat ambyar, ikut ramaikan HUT Blora bersama ratu ambyar dan Deni Caknan di Kridosono Blora,” pungkas Oni Setiawan mengajak. (*)