Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

ATURAN BARU TONGKAT KOMANDO, PENGRAJIN KEBANJIRAN ORDER

Blora- Tongkat Komando merupakan salah satu atribut resmi bagi pejabat negara maupun petinggi militer. Atribut ini, dipercaya dapat menambah pesona, karisma, dan wibawa bagi pejabat yang mengenakannya.

 

Pemilik Mustika Tantra Gallery Art, Edi Ekatantra menunjukkan tongkat komando hasil karyanya

Pemilik Mustika Tantra Gallery Art, Edi Ekatantra menunjukkan tongkat komando hasil karyanya

 

Proklamator yang juga Presiden RI pertama, Soekarno kerap tampil dengan membawa tongkat komando. Kabarnya, Soekarno memiliki sejumlah tongkat komando dengan jenis dan kegunaan yang beragam.

Di era sekarang, tongkat komando biasa dipakai para komandan di lingkungan militer, kepolisian, hingga Kejaksaan. Aturan penggunaan, dan spesifikasi tongkat komando terus disesuaikan seiring perkembangan jaman.

“Misalnya, di lingkungan TNI AD, tongkat komando untuk Perwira Menengah (Pamen) pada bagian logamnya harus berwarna emas,” terang pengrajin tongkat komando dan pemilik Mustika Tantra Gallery Art Blora, Edi Ekatantra, Jumat (11/10).

Lebih lanjut, Edi menerangkan berbagai aturan baru lainnya. Seperti perubahan ukuran panjang kayu, warna logam, serta berbagai ornamen dalam tongkat komando. Dirinya mengaku, perubahan aturan ini membuatnya kebanjiran order.

“Lumayan kebanjiran order. Untuk yang terbaru, kebetulan menggunakan kayu jati. Alhamdulillah Blora gudangnya Kayu jati yang berkelas dan berkualitas. Selain itu kita coba berinovasi juga dengan produk tongkat komando  yang berlapis kulit buaya dan kulit ikan pari. Selain itu kita juga pakai kayu-kayu langka sebagai bahan baku yang memiliki kualitas terbaik, serta memiliki nuansa historis,” imbuhnya.

Tak hanya isapan jempol, Mustika Tantra gallery Art memiliki koleksi tongkat komando berbahan baku kayu Galih Asem, Kalimosodo, Dewadaru, Burl Amboyna, Gaharu, Liwung, dan Cendana.  Bahkan, ada juga yang terbuat dari kayu ‘keramat’ semacam Stigi dan Nagasari.

“Dari beberapa bahan baku yang  tersedia, Ada kurang lebih 15 jenis kayu langka dan bertuah menurut legendanya dan kita sesuaikan dengan keinginan pemesan,” paparnya.

Sejumlah tokoh militer tanah air terpantau memakai tongkat komando karya Mustika Tantra Gallery Art Blora. Edi mengaku mengenali tongkat komando hasil karyanya yang dipakai para petinggi di lingkungan TNI dan Polri.

 “Saya lihat di media-media Kalau tongkat komando yang dipakai pejabat merupakan karya dari blora,dan hal itu merupakan kebahagian tersendiri ketika sebuah karya bemanfaat untuk para pemimpin dalam mengemban Amanah menjaga Kedaulatan NKRI,”  pungkasnya. (JYK)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan