fbpx

BANTU UMKM, PERTAMINA SEDIAKAN 50 BOOTH GRATIS DI EVEN MOTOGP MANDALIKA

PT Pertamina (Persero) dipastikan menyediakan 50 booth gratis kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk kebutuhan para penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia yang berlangsung 18-20 Maret 2022 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal itu dilakukan untuk mendorong multiplier effect atau dampak berganda yang positif bagi perekonomian di Mandalika maupun Indonesia.
Pelaku UMKM di Sirkuit Mandalika

Jakarta – PT Pertamina (Persero) sediakan 50 booth gratis untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada perhelatan Grand Prix of Indonesia yang berlangsung 18-20 Maret 2022 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal itu dilakukan untuk mendorong multiplier effect atau dampak berganda yang positif bagi perekonomian di Mandalika maupun Indonesia.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman menjelaskan, UMKM yang dilibatkan merupakan UMKM lokal. Berasal dari NTB dan sekitarnya. Setelah melalui proses kurasi, produknya akan dipamerkan dan diperjualbelikan kepada pengunjung.

BACA JUGA :  SAPUTRA AUDIO, KREATOR BOX AUDIO CUSTOM DARI KAYU JATI YANG TEMBUS AUSTRALIA

“Saat ini Pertamina sedang melakukan kurasi. Yaitu dilakukan pemilihan dan penilaian terhadap UMKM yang akan terlibat dalam kegiatan MotoGP ini. Kami berikan kesempatan bagi pelaku UMKM di NTB untuk menjadi tenant pada booth ini untuk memperkuat dukungan kita bagi tumbuhnya perekonomian local,” tambah Fajriyah.

Kegiatan ini merupakan rangkaian aktivitas pemberdayaan UMKM dalam kerangka TJSL Pertamina, untuk mendukung kesuksesan gelaran MotoGP Pertamina Grand Prix Indonesia.

BACA JUGA :  NETIZEN DI INDONESIA CAPAI 73 PERSEN BERPELUANG TINGKATKAN EKONOMI DIGITAL

Sebelumnya, Pertamina telah berkolaborasi dengan Pemprov NTB dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) guna menyelenggarakan temu bisnis para pelaku UMKM dengan potential buyer industri perhotelan di sekitar kawasan DPSP Mandalika.

“Efek dari kegiatan berskala internasional seperti MotoGP ini sangat luas. Tujuan utamanya adalah untuk membangkitkan perekonomian di Indonesia khususnya NTB. Harapannya, kegiatan ini nantinya akan menjadi embrio bagi terciptanya ekosistem yang kuat antara pasok dan permintaan untuk sektor pariwisata di Mandalika sebagai salah satu DPSP,” kata Fajriyah.

BACA JUGA :  TAJ YASIN: SAATNYA UMKM BERSAING SECARA GLOBAL

Ia berharap, Momentum MotoGP Mandalika dapat mendorong para pelaku UMKM di Tanah Air, bahkan dapat dimanfaatkan untuk menggaet investor.

“Diharapkan UMKM dapat segera menangkap peluang-peluang tersebut, mempelajari dan mengaplikasikannya ke dalam bisnis yang di jalankan, hingga akhirnya berubah menjadi digital,” pungkas Fajriyah. (Sub).