fbpx

BERSAMA CEGAH COVID-19, PEMDES GOTPUTUK GELAR PENYEMPROTAN DESINFEKTAN

Relawan usai melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah fasilitas publik di Desa Gotputuk Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora
Relawan usai melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah fasilitas publik di Desa Gotputuk Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora

Ngawen- Seperti banyak desa lain di Kabupaten Blora, Desa Gotputuk Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora juga menggelar penyemprotan desinfektan di sejumlah fasilitas publik (kantor desa, sekolah-sekolah, masjid, mushola-mushola, sampai warung kopi atau tempat tongkrongan) dalam upaya mengantisipasi pandemi Covid-19. 

Relawan usai melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah fasilitas publik di Desa Gotputuk Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora
Relawan usai melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah fasilitas publik di Desa Gotputuk Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora

Meski untuk wilayah Kabupaten Blora masih belum ada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, pihak desa tidak akan mengambil resiko.

BACA JUGA :  BEGINI CARA MEMBUAT SEMPROT DISINFEKTAN OTOMATIS MURAH

“Ini merupakan penyemprotan desinfektan tahap pertama, nanti akan ada penyemprotan tahap dua. Setidaknya ini upaya antisipasi. Yang kita tekankan adalah, biasakan cuci tangan dengan sabun, tunda kegiatan bepergian keluar kota dan jangan menyelenggarakan kegiatan kerumunan,” terang Kades Gotputuk, Sudarno, Kamis (26/03).

Sementara, sekretaris Karang Taruna Desa Gotputuk, Ahmad Imam Murtando, S.Pd menilai, arahan Pemdes Gotputuk tersebut mulai dipatuhi warga setempat. Sejak beberapa hari lalu, sejumlah warung kopi mulai mengurangi jam operasi. Demikian pula dengan sejumlah kegiatan rutin keagamaan yang biasa mengundang banyak jamaah, beberapa hari terakhir telah berhenti total.

BACA JUGA :  DINKES BLORA AKAN PANTAU ANGGOTA DPRD SEPULANG KUNKER DI LOMBOK

“Setiap depan rumah warga dikasih tempat cuci tangan dan sabun cair secara suka rela. Pengajian umum sudah tidak ada. Pengajian rutin juga terbatas di rumah-rumah tiap orang, Intinya, masyarakat jadi waspada mengantisipasi Covid-19. Bahkan, para perantau yang pulang juga tau aturannya. Mereka segera lapor dan menjalani pemeriksaan di Puskesmas,” ujarnya. (arf)

BACA JUGA :  CEGAH DBD, KADES DRINGO HIMBAU WARGA JALANI PERILAKU HIDUP BERSIH