fbpx

BIARKAN BLORA DIPIMPIN ANAK ZAMAN

  • Bagikan
Pemasaran kripik tempe melalui pemanfaatan media sosial
Pemasaran kripik tempe melalui pemanfaatan media sosial

Dalam buku Blora dalam angka 2020 yang dikeluarkan BPS Blora di 2019 jumlah angkatan kerja di Blora mencapai 462.773 Jiwa.

Indonesia secara umum sedang memasuki bonus demografi di tahun 2025, proses ini akan membuat penduduk usia produktif semakin banyak.

Jika disiapkan dengan matang tentunya akan sangat baik dalam rangka membentuk generasi yang mandiri dan berkualitas tinggi sehingga, dapat memacu laju pertumbuhan ekonomi namun sebaliknya jika ini dibiarkan tanpa perencanaan yang matang maka ada menjadi masalah mulai pengangguran, kemiskinan dan meningkatnya kriminalitas.

Perkembangan teknologi telah menggeser pola kehidupan manusia di seluruh dunia, dari yang manual menjadi digital, semua membutuhkan kecepatan, yang rumit menjadi sederhana.

Dalam Global Leadership Forecast 2018, mengatakan bahwa respons yang dimiliki oleh tipe kepemimpinan digital jauh lebih cepat dibandingkan pemimpin yang gagap teknologi atau tidak mengikuti tren teknologi terkini.

Dalam kepemimpinan era 4.0 dibutuhkan keterlibatan tim, kemampuan individu, keterampilan memotivasi dan pabrikasi ide kreatif, yang kemudian menghasilkan budaya kerja yang transparan dan inovatif.

Pemimpin harus menguasai dan mampu berkompetisi artinya pemimpin harus mampu berkompetisi dengan perkembangan zaman dengan melibatkan sebanyak mungkin pihak, menempatkan martabat dan kemandirian individu sebagai modal utama untuk mencapai kualitas kepemimpinan yang transparan.

Pemimpin muda akan lebih cepat dan responsif mengakomodir perubahan karena memahami fungsi dan terbiasa menggunakan teknologi digital sejak kecil, jika melihat penggunaan internet yang semakin meningkat akan semakin tampak bagaimana menguatnya tren kepemimpinan yang menguasai teknologi digital karna teknologi telah masuk ke semua lini.

Blora banyak masalah, jika pemerintah tidak segera berbenah, permasalahan yang ada akan terus bertambah sehingga bonus demografi pun tidak termanfaatkan dengan baik. 

Partai politik hendaknya memberi ruang seluas-luasnya dan mendorong kepemimpinan pemuda di Blora guna menyongsong era revolusi industri, ataukah akan terus menerus akan seperti ini dimana penerapan sosial media hanya untuk pencitraan para pemimpin? Apakah akan terus seperti ini dimana pengurus KTP saja butuh berhari hari? 

Mending pesen kripik tempe saja tinggal wa 085290608922

Salam waras…..

 

Tentang penulis : Taufiqur Rohman adalah salah satu pegiat UMKM kripik tempe melalui pemasaran sosial online.

*Opini di atas merupakan tanggung jawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggung jawab Bloranews.com

banner 120x500
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

error: Konten dilindungi!!