fbpx

BLORA BERTENGGER DI PERINGKAT 17 PEPARPROV JATENG 2018

Ketua Kontingen Blora, Nur Fatoni, besama atlet tenis meja, Wahyu dan Almira.

Solo- Meski harus puas berada di peringkat ke-17, kontingen Blora dalam Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jateng 2018 berhasil melampaui target dengan membawa pulang dua keping emas, tiga perak dan tiga perunggu.

‘’Target kami terlampaui. Para atlet Blora telah berusaha semaksimal mungkin menampilkan kemampuan terbaiknya. Kami bangga dan berterima kasih pada mereka,’’ ujar Ketua Kontingen Pepaprov Blora, Fatoni, di sela penutupan Peparprov, Jumat (16/11).

BACA JUGA :  MUKTI DWI PIMPIN ASOSIASI FUTSAL KABUPATEN BLORA

 

Ketua Kontingen Blora, Nur Fatoni, besama atlet tenis meja, Wahyu dan Almira.

 

Mei Dista Afdarista memborong medali emas yang diperoleh kontingen Blora. Dia mendapat dua keping emas di nomor lari 100 meter dan 200 meter. Adapun satu keping perak, diperoleh Puji Fitria di nomor lari 400 meter yang dipertandingan tiga jam sebelum penutupan Peparprov.

BACA JUGA :  GAGAL MASUK SEPULUH BESAR PORPROV JATENG 2018, INI KOMENTAR KONI BLORA

Dua perak lainnya disumbangkan Wahyu dan Almira Fitri Dyani yang berlaga di tenis meja ganda campuran. Almira Fitri Dyani juga menyabet perak di single putri tenis meja.

Dedi Firnando menyumbangkan dua dari tiga medali perunggu yang diperoleh kontingen Blora. Dua perunggu diraih di nomor lempar cakram dan tolak peluru. Satu keping medali perunggu lainnya didapat Puji Fitri yang bertanding di nomor lari 100 meter.

BACA JUGA :  PESILAT BLORA RAIH 3 BESAR PEKAN OLAHRAGA MAHASISWA

Di wilayah eks Karesidenan Pati, prestasi terbaik dicatatkan kontingen Kabupaten Jepara. Jepara bertengger di peringkat 11 dengan mengumpulkan enam emas, empat perak dan tujuh perunggu.

Kabupaten Kudus di rangking 23 (1 emas, 1 perak). Kabupaten Rembang dan Pati masing-masing hanya meraih satu perunggu dan menempati rangking 29 dan 32. (hud)