BLORA MASUK DAERAH TERENDAH KASUS CORONA SE-INDONESIA

Jakarta – Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kasus virus corona (Covid-19) terendah kedua di Indonesia.

Ada dua kota/kabupaten di Jawa tengah yang masuk dalam daftar wilayah dengan kasus terendah se Indonesia yaitu Kota Tegal dengan kasus 0.06 dihitung dengan rasio 100 ribu penduduk, sedangkan kabupaten Blora menempati urutan kedua dengan kasus 0,11.

 

Posko Pencegahan Covid-19 Desa Buloh Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora

 

Berikut data 5 kabupaten/kota dengan insiden kasus terendah per 100 ribu penduduk seperti yang disampaikan Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/06).

Tegal, Jateng (0,06)

Blora, Jateng (0,11)

Lebak, Banten (0,15)

Aceh Utara, Aceh (0,17)

Rokan Hulu, Riau (0,18)

“Jadi terdapat daerah yang sudah terdampak namun kasusnya rendah. Ada lima kabupaten dengan insiden angka terendah,” ujar Dewi Nur Aisyah dikutip dari CNN.

Pada kesempatan yang sama Dewi juga menyinggung wilayah dengan kasus tertinggi tertinggi yakni Jakarta Pusat yang mencapai 149,2.

“Kemudian, disusul Kota Jayapura dengan rasio 108 kasus per 100 ribu penduduk dan Kota Surabaya dengan rasio kasus positif 107,6 per 100 ribu penduduk,” ujar Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Berikut Top 10 kabupaten/kota dengan insiden kasus tertinggi (per 100 ribu penduduk):

Jakarta Pusat, DKI Jakarta (149,2)

Jayapura, Papua (108)

Surabaya, Jatim (107,6)

Banjarmasin, Kalsel (94,5)

Mataram, NTB (20,10)

Luwu Timur (NTB (87,6)

Mimika, Papua (87,3)

Manado, Sulut (79,6)

Jayapura, Papua (78,5)

Makassar (73,7)

Top 5 kabupaten/kota dengan angka kematian tertinggi (per 100 ribu penduduk):

Surabaya, Jawa Timur (9,8)

Banjarmasin, Kalsel (9,4)

Manado, Sulut (8,02)

Jakarta Pusat (8,01)

Makassar, Sulsel (4,9)

Dewi memaparkan pentingnya monitoring pada wilayah yang  tinggi agar laju  penyebarannya semakin berkurang.

“Ini adalah PR kita bersama dan monitoring bersama, bagaimana kita dapat bergerak menuju perbaikan untuk daerah dengan laju penularan tinggi,” katanya. (Jyk)

 

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan