fbpx

BPBD BLORA : KECAMATAN TODANAN DAN KRADENAN TAK TERDAMPAK KEKERINGAN

  • Bagikan
Kekeringan di Blora akan berdampak kepada 445.676 warga di 14 Kecamatan.

Blora –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora merilis rekapitulasi Desa Potensi Rawan dan Terdampak Kekeringan tahun 2018. dalam rekapitulasi tersebut, hanya dua dari 16 kecamatan di Kabupaten Blora yang terbebas dari dampak kekeringan di tahun ini.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Blora, Sri Rahayu mengungkapkan, dua kecamatan tak terdampak kekeringan ini adalah Kecamatan Todanan dan Kradenan.

 

Kekeringan di Blora akan berdampak kepada 445.676 warga di 14 Kecamatan.

 

“Sedangkan untuk kecamatan dengan jumlah terbanyak (warga terdampak kekeringan) adalah Kecamatan Blora Kota yang mencapai 54.793 jiwa, disusul Kecamatan Jati dengan 50.289, kemudian Kecamatan Jepon dengan 49.210 jiwa,” paparnya, Kamis (26/07).

Menurut Sri Rahayu, rekapitulasi ini merupakan hasil dari rapat koordinasi (Rakor) BPBD Blora dengan sejumlah instansi terkait yang berlangsung beberapa waktu yang lalu. Dia menambahkan, musim kemarau tahun ini akan berlangsung hingga akhir Oktober, bahkan awal November.

“Jumlah keseluruhan warga yang berpotensi terdampak kekeringan mencapai 445.676 jiwa, atau 145.165 Kepala Keluarga (KK),” lanjut Sri Rahayu.

Untuk mengurangi dampak kekeringan yang terjadi, Sri Rahayu menghimbau warga semakin cermat dalam menggunakan air rumah tangga. selain itu, warga juga diminta untuk siap siaga dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan di musim kemarau tahun ini.

“Kami juga menghimbau agar tidak melakukan pembersihan atau pembukaan lahan dengan cara membakar,” himbaunya.

 

Reporter : Abdul Ghofur

banner 120x500
  • Bagikan
error: Konten dilindungi!!