fbpx

BUPATI DJOKO NUGROHO PIMPIN UPACARA DETIK DETIK PROKLAMASI

  • Bagikan
Bupati Blora Djoko Nugroho dalam upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia, Jumat (17/08).

Blora – Bupati Blora Djoko Nugroho bertindak sebagai Inspektur  dalam upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia. Bupati juga membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jumat (17/08).

Upacara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI dimulai dengan prosesi pengibaran bendera. Dalam kesempatan ini, Paskibraka Kabupaten Blora menjalankan tugasnya tanpa cacat. Dilanjutkan dengan detik-detik Proklamasi yang ditandai dengan suara sirene.

 

Bupati Blora Djoko Nugroho dalam upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia, Jumat (17/08).

 

Kemudian, Bupati Blora membacakan naskah Proklamasi diteruskan dengan pembacaan Sambutan Gubernur Jawa Tengah. Upacara berlangsung khidmat dengan dukungan pengamanan dari Satlantas Polres Blora di sekeliling Alun-alun.

Dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan Bupati Blora, diawali dengan salam dan tiga kali pekik kemerdekaan. Pekik kemerdekaan ini dijawab lantang oleh peserta upacara yang terdiri atas TNI, Polri, Linmas, Sat Pol PP, Sedulur Sikep, Ormas, Pelajar SMA/SMK, Pramuka dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Inilah seremoni untuk mengenang jasa perjuangan para pahlawan, sekaligus bertujuan menggugah semangat kebangsaan,yaitu semangat seluruh rakyat untuk mencintai dan membangun bangsa dan Tanah Airnya, Indonesia,” kata Gubernur Ganjar Pranowo.

Gubernur berharap, kebersamaan dan persaudaraan selalu dijaga demi mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa. Ia juga menyesalkan dengan adanya sikap saling cela sesama anak bangsa yang  dipublikasikan di berbagai media.

“Oleh karena itu sedih rasanya, dan sungguh tidak rela, kalau diantara anak-anak bangsa masih ada yang saling menebar rasa benci, fitnah dan saling menjelekkan, serta membuat dan menyebar hoaks, karena perbedaan,” lanjutnya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan yang terwujud dengan adanya gotong royong dalam kegiatan Agustusan di berbagai pelosok, menunjukkan perbedaan bukanlah halangan untuk menjalin persatuan. Justru, hal ini merupakan wujud kecintaan kepada bangsa.

“Lebih dari itu,kegiatan tersebut menunjukkan kepada kita, betapa bangga dan cintanya rakyat kepada Ibu Pertiwi,” pungkasnya.

 

Reporter : Ika Mahmudah

  • Bagikan