fbpx

BUPATI KUKUHKAN KARANG TARUNA SE- BLORA

BUPATI KUKUHKAN KARANG TARUNA SE- BLORA
Bupati Djoko Nugroho mengukuhkan kepengurusan Karang Taruna tingkat desa se- Kabupaten Blora.

Cepu- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menaruh harapan besar terhadap pergerakan Karang Taruna sebagai motor pemuda. Bupati meminta, Karang Taruna harus aktif mendukung pembangunan desa dan meningkatkan SDM pemuda.

Pesan ini disampaikan Bupati Blora Djoko Nugroho usai mengukuhkan kepengurusan Karang Taruna tingkat desa se- Kabupaten Blora pagi ini. Bupati menilai, selama ini aktivitas yang dilakukan Karang Taruna bersifat seremonial dan spontanitas.

BUPATI KUKUHKAN KARANG TARUNA SE- BLORA
Bupati Djoko Nugroho mengukuhkan kepengurusan Karang Taruna tingkat desa se- Kabupaten Blora.

 

“Pesan saya kepada generasi muda, khususnya Karang Taruna, wis ora jamane, Karang Taruna dadi tukang isah-isah! (sudah tidak jamannya, Karang Taruna hanya jadi tukang cuci piring, terj),” pesannya, Minggu (25/11).

Bupati meminta, momentum pengukuhan ini menjadi titik awal kebangkitan Karang Taruna untuk mengambil peran dalam pembangunan di wilayah masing-masing. Mengingat posisinya sebagai representasi pemuda, Karang Taruna diminta meningkatkan SDM-nya.

Hal ini direspon Ketua Karang Taruna Kabupaten Blora, Achlif. Dirinya berkomitmen, Karang Taruna harus mampu bersinergi dengan seluruh stakeholder (pengampu kebijakan) dimulai dari kepengurusan tingkat akar rumput.

Peran Karang Taruna Di Desa

Sementara itu, pengurus Karang Taruna Desa Buloh Kecamatan Kunduran, Nur Solihin menyambut baik harapan Bupati tersebut. Sejauh ini, peran Karang Taruna di desanya, kerap membantu warga yang sedang menggelar hajat.

“Misalnya dalam hajat mantenan (pernikahan, red). Karang Taruna membantu dengan ater-ater punjungan (mengirimkan jamuan makan) dan jadi Pramuladi (pelayan tamu),” terangnya.

Hal senada disampaikan pengurus Karang Taruna Desa Puledagel Kecamatan Jepon, Amin. Dirinya mengatakan, Karang Taruna merupakan wadah pembentukan karakter kepemimpinan. Sehingga, harus fokus ke agenda yang lebih serius. (sya)