BUPATI TERGETKAN PENGISIAN PERANGKAT DESA SELESAI TAHUN INI

Blora – Bupati Blora Arief Rohman menargetkan pengisian perangkat desa (perades) selesai tahun ini. Mengingat ada lebih dari seribu kekosongan kursi di Kabupaten Blora.

Hal ini disampaikannya dalam rapat koordinasi dan evaluasi proses seleksi (penjaringan dan penyaringan) perangkat desa dengan stakholder terkait di Ruang Setda Blora pada Selasa, (13/04). Bupati  mengharap dibuatkan juklak dan juknis yang lebih rinci terkait dengan mekanismenya.

 

BUPATI TERGETKAN PENGISIAN PERANGKAT DESA SELESAI TAHUN INI

Bupati Blora, Arief Rohman

 

”kita ingin ke depan mekanisme pengisian perangkat akan kita atur lebih teknis dan detil, kalau yang dipihakketigakan ini akan kita atur untuk patternnya perguruan tinggi yang bonafit yang memenuhi syarat, jadi tidak asal kewenangan yang sudah kita berikan ke desa ini mereka ketika menggandeng pihak ketiga ini ‘asal-asalan’,” terang Bupati.

Menyikapi khususnya yang ada di Kecamatan Jepon dan Kecamatan Kedungtuban, Arief Rohman, meminta agar para Camat selaku tim pendamping seleksi perades bisa mengidentifikasi masalah yang timbul.

“Untuk sementara kita hentikan dahulu untuk dievaluasi bersama. Khusus Jepon dan Kedungtuban tolong dipelajari dan disikapi. Jepon karena sudah dilantik, kalau ada yang protes kemungkinan lewat jalur APH dan PTUN, maka masing-masing desa harus siap. Sedangkan Kedungtuban yang menuntut transparansi nilai seleksi harus segera dibuka, saya minta tim untuk terjun ke Kedungtuban langsung. Jangan sampai ada aksi di Blora lagi,” tegas Bupati.

Jika kemungkinan ada permintaan supaya seleksi perades dikembalikan ke Kabupaten, maka Bupati meminta OPD terkait untuk menggandeng pihak ketiga yang kredibel dalam hal penyelenggaraan ujiannya.

“Minimal seperti tes CAT yang digunakan CPNS, sehingga semua transparan, nilai langsung keluar dan bisa dipantau real time. Semua harus terbuka. Kalau perlu kita kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi negeri yang sudah MoU dengan Pemkab Blora. Kedepan harus lebih baik,” pinta Bupati.

Dari yang disampaikan ada 1186 kursi perades yang kosong, Arief ingin seluruh proses pengisian dan seleksi perades bisa tuntas di tahun 2021 ini agar pelayanan masyarakat di tingkat desa bisa optimal. (Spt)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan