fbpx

CAMPURSARI BHANTIKA NADA DAN DAGELAN BAGONG HIBUR WARGA BLORA

Campursari Bhantika Nada dan Dagelan Bagong kembali menghibur masyarakat di Kabupaten Blora, di pendopo Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Selasa, (29/3) malam. Tepatnya dalam acara sosialisasi program Analog Switch Off (ASO) atau migrasi dari siaran televisi (TV) analog ke TV Digital oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Provinasi Jawa Tengah yang bersinergi dengan Dinkominfo Kabupaten Blora.
Performance Campursari Bhantika Nada dan Dagelan Bagong.

Blora – Campursari Bhantika Nada dan Dagelan Bagong kembali menghibur masyarakat di Kabupaten Blora, di pendopo Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Selasa, (29/3) malam.

Tepatnya dalam acara sosialisasi program Analog Switch Off (ASO) atau migrasi dari siaran televisi (TV) analog ke TV Digital oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Provinasi Jawa Tengah yang bersinergi dengan Dinkominfo Kabupaten Blora.

Tak hanya itu, Kepala Dinkominfo Blora Pratikto Nugroho, juga menyuguhkan sebuah lagu untuk menghibur masyarakat. Dilanjutkan Camat Blora, Budiman tampil bersama para seniman Campursari Bhantika Nada. Acara berlangsung gayeng dan meriah. Ditambah pemutaran film Samin Surosentiko yang mengisahkan perlawanan Samin Surosentiko pada tahun 1890 terhadap Belanda.

BACA JUGA :  BERALIH KE TV DIGITAL, BLORA MASUK TAHAP PERTAMA PENGHENTIAN TV ANALOG

Pratikto menyampaikan, saat ini adalah eranya transformasi digital. Tidak hanya merambah ke siaran televisi melalui digital, juga merambah ke perilaku masyarakat. Tentang penggunaan-penggunaan akses internet dalam mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Termasuk dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan kita. Di Kabupaten Blora ini yang sedang giat-giatnya menggencarkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Ini adalah tantangan ke depan yang harus kita lakukan. Harus disiapkan. Termasuk di Blora ini dijadwalkan 30 April 2022 terkait program Analog Switch Off (ASO),” tegasnya.

Pihaknya meminta kepada para Camat Se-Blora, Kepala Kelurahan dan Kepala Desa supaya ikut berkenan menyampaikan program ASO ini kepada masyarakat.

BACA JUGA :  KOMINFO IMBAU MEDIA DI BLORA LENGKAPI LEGALITASNYA

“Saya mohon titip agar informasi ini segera disampaikan kepada warga masyarakat. Agar nanti supaya bisa mempersiapkan diri untuk segera mentransformasi ketersediaan sarana televisi yang ada di rumah,” pinta mantan Kepala Dinas Dinrumkimhub tersebut.

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (Kabid IKP) Dinkominfo Provinsi Jawa Tengah, Agung Haryadi menyampaikan, Kabupaten Blora menjadi jadwal tahap pertama untuk pemberlakuan Analog Switch Off (ASO) atau migrasi dari siaran televisi (TV) analog ke TV Digital. Tepatnya pada tanggal 30 April 2022 mendatang.

“Ada 13 Kabupaten, termasuk Blora. Itu yang akan mengawali pemberlakuan migrasi dari siaran televisi (TV) analog ke TV Digital,” terang Agung.

BACA JUGA :  PWAB BALIKPAPAN RAYAKAN HUT BLORA BERNUANSA GASDESO

Menurutnya, masyarakat tidak perlu kawatir kalau ganti televisi. Hanya menambah perangkat untuk menyalurkan atau menerima frekuensi digital. Jadi yang beralih hanya frekuensinya saja. Yang semula analog, dirubah ke frekuensi digital.

“Semua negara di Asia Tenggara sudah beralih ke siaran televisi melalui frekuensi digital. Tinggal Indonesia,” jelasnya.

Banyak manfaat yang didapatkan. Mulai kualitas gambarnya lebih jernih, lebih bening, tidak kepyur-kepyur. Selain itu, bisa menerima informasi kebencanaan secara real time.

“Sehingga, ketika nanti ada potensi bencana, kita sudah bisa melakukan hal persiapan atau preventif untuk pencegahan,” ucapnya. (Sub).