CEK SENTRA VAKSINASI, GANJAR HARAP BUMN TAMBAH LOKASI

Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap adanya penambahan titik lokasi sentra vaksinasi di Jateng. Hal ini disampaikan Ganjar ketika mengecek sentra vaksinasi yang dibuka oleh Kementerian BUMN dengan Kementerian Kesehatan di Kompleks PRPP Jawa Tengah di Semarang, Minggu (21/3).

 

CEK SENTRA VAKSINASI, GANJAR HARAP BUMN TAMBAH LOKASI

Ganjar saat cek centra vaksinasi di PRPP

 

Kedatangan Ganjar disambut Menteri BUMN Erick Thohir yang didampingi Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Kepada Erick Thohir, Ganjar mengharapkan bahwa Kota Semarang bukan satu-satunya titik yang dibuka sentra vaksinasi.

“Kami sudah matur sama pak menteri untuk kita bicarakan nanti di beberapa titik lain di Jawa Tengah. Maka di Jateng insyaallah nanti tidak hanya di Kota Semarang, tapi rencananya mungkin ada di Kota Solo dan Banyumas. Nah sekarang kita lagi coba desain agar terjadi pemerataan, sehingga lansia-lansia yang ada di remote area nanti bisa dilayani dengan baik. Tentu kalau lansia itu bebas, bukan BUMN. Lansia siapapun membawa KTP semarang atau nantinya jawa tengah kita bantu vaksinasi,” ucap Ganjar.

Menurutnya, jika rencana penambahan sentra vaksinasi terealisasi maka total lebih dari 3 Juta lansia di Jateng bisa mendapatkan vaksin dengan bantuan serta kontribusi dari lintas sektoral.

“Tapi ingat, kita harus menghitung jumlah vaksin yang tersedia biar nanti masyarakat juga menjadi tahu bahwa ada proses antri untuk itu. Maka kita siapkanlah, nah bantuan dari menteri bumn tentu sangat berarti untuk titik-titik yang nanti kita rencanakan,” imbuh Ganjar.

Ganjar sempat mengenalkan Menteri Erick dan Wali Kota Hendrar Prihadi pada seorang lansia yang mengaku berusia 80 tahun yang tampak sangat bugar.

“Jenengan 80 pak? wah isih ketok seger. Jenengan umur 80 atau kelahiran (tahun) 80?,” seloroh Ganjar memecah tawa.

Ganjar dan Erick beserta rombongan kemudian mengecek satu persatu dari total 4 titik di sentra vaksinasi PRPP Jawa Tengah.

Sementara itu, Mentei BUMN Erick Thohir mengatakan, bahwa program percepatan vaksinasi sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Kegiatan kedua ini merupakan kerjasama antara Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan dan Pemprov Jateng.

“Tentu kita prioritaskan juga ini bagian dari percepatan vaksinasi, yaitu untuk lansia. Memang kami dari teman-teman BUMN juga melakukan percepatan kepada garda terdepan. Jadi ada dua, garda terdepan BUMN dan juga lansia,” tutur Erick.

Erick berharap sentra vaksinasi di Semarang dapat menyelesaikan target 5.000 lansia perharinya. Sehingga, total lebih kurang 194.000 lansia di Kota Semarang bisa divaksin dalam dua bulan.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga meladeni sejumlah lansia yang meminta berswafoto dengannya. Ganjar juga mengajak Menteri BUMN dan Wali Kota Semarang untuk ikut berfoto.

“Hayo foto tapi ora usah cedak-cedak, jaga jaraknya, maskere dipake pak bu,” kata Ganjar. (Jay)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan