fbpx

DALAM DUA MINGGU, POLRES BLORA RINGKUS 3 TERSANGKA NARKOTIKA

Satuan Reserse Narkoba, (Satresnarkoba) Polres Blora berhasil mengungkap 3 kasus tindak pidana narkotika selama 14 hari. Ketiga tersangka diamankan di 3 lokasi berbeda.
Konferensi Pers Polres Blora

Blora – Satuan Reserse Narkoba, (Satresnarkoba) Polres Blora berhasil mengungkap 3 kasus tindak pidana narkotika selama 14 hari. Ketiga tersangka diamankan di 3 lokasi berbeda.

Pertama adalah MAZ, (43) warga Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora. MAZ diamankan dengan barang bukti 2 paket narkotika jenis sabu seberat 1,12 gram. Kedua adalah R, (38) warga Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. R diamankan dengan barang bukti berupa 6 paket sabu sabu dengan berat 8,62 gram. Ketiga adalah tersangka NR, (26) warga Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. NR diamankan beserta barang bukti berupa 5 paket narkotika jenis sabu dengan berat 5,18 gram.

BACA JUGA :  SEMBUNYI DI BALIK BAK TRUK DARI RAZIA, MALAH KETAHUAN

Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah menerangkan, ketiga tersangka dijerat pasal 114 (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun. Dengan denda paling banyak Rp 10 Milyar. Kedua adalah pasal 112 (2) KUHP dengan pidana penjara minimal 4 tahun dan paling lama 12 tahun dengan denda paling banyak Rp 8 milyar.

BACA JUGA :  ANTISIPASI KERUSUHAN PILKADES, SAT SHABARA LATIHAN PENGENDALIAN MASSA

“Modus operandi yang diterapkan tersangka, dengan menggunakan jejaring hand phone kemudian dilanjutkan transaksi dengan transfer, kemudian ambil barang,” jelasnya, Selasa (8/3).

Sasaran dari tersangka adalah masyarakat yang terlena dan terjerumus dengan penyalahgunaan narkotika. Kepada masyarakat, Kapolres berpesan agar tidak ada yang main-main atau coba-coba menggunakan narkotika. Karena efeknya lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnnya.

BACA JUGA :  CEGAH KELANGKAAN LPG BERSUBSIDI, PETUGAS GELAR OPERASI DI SEJUMLAH RESTORAN

“Buka lagi manfaat dan faedah tentang narkotika. Apakah lebih banyak manfaat atau mudharatnya. Kalo tidak masuk penjara, ya over dosis meninggal. Kita harus menjadi generasi muda penerus bangsa yang bisa mengisi kemerdekaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Blora Iptu Edi Santosa menyampaikan, selain penindakan hukum, pihaknya juga terus melakukan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat perihal bahaya narkotika.

“Jangan coba-coba menggunakan narkotika,” ucapnya tegas. (Sub)