fbpx

DALAM RANGKA MEMBANGUN BLORA, PEMKAB AJAK PERGURUAN TINGGI IKUT BERPERAN

  • Bagikan
DALAM RANGKA MEMBANGUN BLORA, PEMKAB AJAK PERGURUAN TINGGI IKUT BERPERAN
Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati bersama Sekretaris Bappeda, Free Bayu Alamanda.

Blora – Pemerintah Kabupaten Blora mengajak para pimpinan Perguruan Tinggi se- Kabupaten Blora untuk bersama-sama memberi masukan, untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi Blora. 

“Ada sekitar sepuluh perguruan tinggi di Blora, kami berharap panjenengan yang hadir di ruangan ini, kami meminta bantuan panjenengan, pemikiran atau apapun dari perguruan tinggi yang bisa dilakukan untuk bersama-sama memajukan Kabupaten Blora,” ungkap Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati saat mengawali audiensi di Ruang Rapat Lantai II Bappeda Blora, Kamis (23/09). 

Tri Yuli memaparkan permasalahan yang tengah dihadapi Blora, mulai angka kemiskinan Blora yang masih tinggi di Jateng, permasalahan infrastruktur, stunting, ketersediaan air bersih, di sektor peternakan Blora menjadi daerah dengan populasi sapi terbanyak se Jateng, potensi pertanian padi dan jagung, minyak dan gas, kayu dan sebagainya. Maka, kita butuh menggadeng Perguruan Tinggi untuk bisa membantu mengoptimalkan. 

“Terkait apa yang bisa kita perbuat bersama-sama untuk Kabupaten Blora, Kami mengajak sesarengan dengan panjenengan, dengan berbagai masalah yang ada di Blora, sekaligus sejalan dengan tridharma perguruan tinggi” terangnya. 

Kepala Subbagian Kerja Sama dan Otonomi Daerah Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah, Soni Supriyanto, merinci setidaknya ada 32 perguruan tinggi di luar daerah yang berminat bekerjasama dan sekitar 10 perguran tinggi yang ada di Blora.

“MoU dengan berbagai perguruan tinggi akan terus didorong, termasuk dengan perguruan-perguan tinggi yang belum melaksanakan MoU atau yang masih proses, akan segera kita lakukan” jelas Soni. 

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Blora Free Bayu Alamanda, berharap agar perguruan tinggi dapat membantu mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, stunting dan yang lainnya.

“Saya berharap teman-teman kerso untuk bersinergi dengan Pemkab Blora, program apapun yang ada di instansi bapak ibu terkait ini, agar bisa matching dengan RPJMD. Di RPJMD ada 45 program unggulan, monggo bapak ibu bisa membantu program tersebut,” harapnya. 

Hadir sejumlah pimpinan perguruan tinggi diantaranya dari PEM Akamigas Cepu, STTR Cepu, Poltekkes Kemenkes Semarang Kampus Blora, STAI Muhammadiyah, STKIP Muhammadiyah Blora, STAI Al Muhammad, STAI Khozinatul Ulum dll. (Spt)

  • Bagikan