DEMONSTRAN : BAWASLU JANGAN BERHENTI PADA RETORIKA PROSEDURAL

Blora- Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Front Masyarakat Peduli Demokrasi kembali berdemonstrasi ke Kantor Bawaslu Kabupaten Blora. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengawal kasus pelaporan yang telah menyeret nama Bupati Blora, Djoko Nugroho.

 

Front Masyarakat Peduli Demokrasi kembali menggeruduk Kantor Bawaslu Kabupaten Blora

Front Masyarakat Peduli Demokrasi kembali menggeruduk Kantor Bawaslu Kabupaten Blora.

 

Perwakilan Front Masyarakat Peduli Demokrasi, Joko Supratno menyampaikan agenda yang dilakukan hari ini adalah sebagai bentuk peringatan keras kepada Bawaslu Blora bahwa apa yang disampaikan terlapor 1 (Bupati Blora, Djoko Nugroho) adalah bohong.

“Apa yang disampaikan terlapor 1 (Bupati) adalah bohong, kami meminta dan mendesak Bawaslu menyampaikan ini kepada Gakkumdu,” ucapnya.

Bahkan dirinya siap memberikan bukti tambahan lainya kepada Bawaslu jika nantinya dibutuhkan.

“Jangan berhenti pada retorika prosedural, karena teman-teman dibelakang kita banyak. Akan ada settingan seolah Humas Pemkab  dan kecamatan baik terlapor tidak akan merasa bersalah dan mengalah, di carikanlah kambing hitam, yang akan memasang badan akan kita pidanakan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Sebelumnya, Front Masyarakat Peduli Demokrasi telah melaporkan nama-nama di atas terkait adanya penyalahgunaan bantuan sosial yang bersumber dari APBD Kabupaten Blora di  Desa Kutukan Kecamatan Randublatung, Blora yang disisipi kalender bergambar paslon nomor urut 3 pada Selasa (10/11) lalu. (Jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan