fbpx

DERITA ROMADHON, REMAJA PENDERITA TUMOR DAN EPILEPSI

  • Bagikan

Banjarejo- Sejak bayi, Ahmad Romadhon (14) menderita tumor. Lengan kirinya membangkak hingga tak lagi mampu digerakkan dengan leluasa. Tak hanya itu, remaja ini juga menderita penyakit epilepsi yang bisa kambuh sewaktu-waktu.

Romadhon penderita kanker
Ahmad Romadhon (14) menderita tumor sejak bayi

Orang tuanya, Siti Solikhah menuturkan, saat remaja ini berusia sembilan bulan, muncul satu benjolan di lengan kirinya. Lama kelamaan, benjolan ini membesar sehingga pangkal lengan hingga ujung jarinya membengkak, Kamis (21/03).

“Kita juga telah berobat. Tapi, karena kita kurang mampu jadinya pengobatan tidak bisa dilakukan secara rutin. Bapaknya berprofesi sebagai penjaga sekolah SD dan saat ini bekerja ngedos (buruh panen padi, red),” terang Solikhah di rumahnya, Dusun Bendo Genen RT 07 RW 02 Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo, Blora.

Solikhah menambahkan, anaknya pernah menjalani kemoterapi dan menjalani operasi hingga 6 kali. Seharusnya, setiap bulan Ahmad Romadhon harus menjalani kontrol kesehatan terkait tumor yang dideritanya.

“Yang terakhir pada bulan November lalu di Rumah Sakit Muwardi Solo. Harusnya setiap bulan kontrol, tapi kami tidak mampu untuk biaya berobat dan akomodasi ke Solo secara rutin. Biasanya naik bus ke Solo,” imbuhnya.

Kondisi ekonomi yang memprihatinkan, membuat Ahmad Romadhon kerap menahan rasa nyeri di lengan kirinya. Tak hanya itu, menurut penuturan orang tuanya, remaja ini juga mengidap epilepsi yang sewaktu-waktu kambuh jika terlambat minum obat.

 

Dikunjungi Wabup, Ahmad Romadhon Segera Berobat Ke Solo

Wakil Bupati Blora, Arief Rohman usai mendengar penuturan orang tua Ahmad Romadhon segera memerintahkan kepada Dinas Kesehatan untuk memfasilitasi pengobatan remaja tersebut ke Solo. Pihaknya meminta langkah cepat dilakukan dinas terkait.

Tak hanya itu, Arief juga memerintahkan Kades Sendangwungu segera membuat surat pengajuan pembuatan BPJS PBI ke Dinsos P3A sehingga prosesnya bisa cepat dilakukan. Selain itu Baznas juga diminta untuk memberikan bantuan.

“Kita usulkan juga agar keluarga ini bisa masuk daftar penerima bantuan PKH (program keluarga harapan) dan BPNT ( bantuan pangan non tunai). Kita kawal bersama,” ucap Arief.

Wabup juga meminta agar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Blora ikut memberikan bantuan kepada keluarga ini. Kunjungan tersebut diakhiri dengan penyerahan santunan dari Wabup Arief kepada Ahmad Romadhon dan keluarga. (one)

banner 120x500
  • Bagikan
error: Konten dilindungi!!