fbpx

DIDUGA SAKIT KURANG DARAH, WARGA JEPANGREJO GANTUNG DIRI

Seorang petani warga Desa Jepangrejo inisial, Dsr (60) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan menggunakan tali tampar di samping rumahnya Desa Jepangrejo, Kecamatan/Kabupaten Blora.
Petugas memeriksa korban.

Blora – Seorang petani warga Desa Jepangrejo inisial, Dsr (60) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan menggunakan tali tampar di samping rumahnya Desa Jepangrejo, Kecamatan/Kabupaten Blora, diduga sakit kurang darah.

Kanit Reskrim, Ipda Budhi Santoso mengungkapkan, pada hari Sabtu (19/3) pukul 03.00 dini hari korban diketahui pertama kali oleh istrinya. Istri korban mengetahui suaminya tidak berada di tempat tidur, kemudian meminta anaknya untuk mencari dan korban sudah dalam posisi gantung diri di samping rumah.

BACA JUGA :  PELAJAR DI TEMENGENG DITEMUKAN MATI BUNUH DIRI

“Saat ini sudah ditangani oleh Polsekta (Kepolisian Sektor Kota) Blora dan tim kes dari UPTD Puskesmas Blora. Setelah diperiksa tidak ada tanda tanda penganiayaan, selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkap Budhi di lokasi.

Budhi bersama dua anggotanya berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), juga KSPK tiga Aiptu Bambang Eko Purnomo bersama dua anggota piket, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, serta petugas medis.

BACA JUGA :  TULIS PERMOHONAN MAAF KE ISTRI, PEGAWAI BANK INI AKHIRI HIDUPNYA

“Diperkirakan korban mengalami sakit kurang darah, dan diketauhui tiga hari yang lalu sudah pernah melakukan percobaan gantung diri akan tetapi aksinya diketahui oleh istrinya,” imbuh Budhi. (Jam).