DIKUNJUNGI UNISSULA, BUPATI KOKOK CURHAT TINGGINYA ANGKA NIKAH DINI




Blora- Bupati Blora Djoko Nugroho menyambut baik penandatanganan nota kesepakatan bersama (Memorandum of Understanding / MoU) antara Pemkab dengan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.

Di depan Rektor Unissula, Prabowo Setiyawan dan jajaran civitas kampus tersebut, Bupati Kokok berharap kerja sama ini akan membantu Blora lepas dari jerat kemiskinan. Tak hanya itu, Bupati juga “curhat” terkait tingginya angka pernikahan dini di Kabupaten Blora.

 

Bupati Djoko Nugroho menunjukkan Nota Kesepakatan dengan Rektor Unissula, Prabowo Setiyawa

Bupati Djoko Nugroho menunjukkan Nota Kesepakatan dengan Rektor Unissula, Prabowo Setiyawan

 

“Angka pernikahan dini di Kabupaten Blora ini masih tinggi. Orang desa kebanyakan malah bangga ketika anak gadisnya dilamar laki-laki meskipun belum cukup umur,” ujar Bupati Kokok usai penandatanganan MoU di Kantor Bupati Blora, Kamis (07/02).

Melanjutkan curhatnya, Bupati mengatakan, pernikahan dini marak terjadi lantaran pola pikir “bangga nikah muda” masih kuat di sebagian masyarakat. Padahal, selain berbahaya bagi perempuan, nikah muda juga berpotensi melahirkan bayi penderita stunting.

“Pola pikir seperti inilah yang harus diubah. Semuanya harus kompak untuk mengubah kebiasaan pola pikir seperti ini. Jika pernikahan dini terjadi, bukan tidak mungkin anak yang dilahirkan nanti akan memiliki potensi stunting,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bupati Kokok meminta agar OPD terkait untuk segera melakukan tindak lanjut dengan Unissula sesuai permasalahan yang ada di Kabupaten Blora. Selain pernikahan dini, dua masalah lain yang dibahas adalah kemiskinan dan pemberdayaan potensi desa.

Di sisi lain, Rektor Unissula, Prabowo Setiyawan mengemukakan, pihaknya sebelumnya telah melakukan MoU dengan beberapa Kabupaten dan belum lama ini menerjunkan mahasiswa KKN di Kabupaten Semarang dan Jepara. Selanjutnya, Blora juga diproyeksikan menjadi lokasi KKN.

“KKN kami tidak hanya selesai satu tahap saja, lalu ditinggal. KKN akan kami lakukan bertahap dan berkelanjutan sehingga ada suatu pendampingan untuk masyarakat, sehingga hasilnya bisa terukur dan perubahannya bisa dirasakan,” ucap Prabowo. (mus)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.