DINDUKCAPIL KEBUT PENDATAAN KEPENDUDUKAN

Blora – Untuk mempercepat kebijakan teknis Bupati Blora dalam bidang administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Blora laksanakan kesepakatan bersama di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (02/03/2017).

Kepala Dindukcapil Kabupaten Blora, Riyanto menyampaikan bahwa perjanjian kerjasama ini untuk melakukan percepatan dalam pendataan kependudukan di Kabupaten Blora.

DINDUKCAPIL

Foto : Humas Blora

“Dengan adanya kerjasama ini, setiap ada anak yang lahir langsung mendapatkan Kartu Tanda Anak, Akta Kelahiran serta tercatat di Kartu Keluarga. Selain itu, apabila pasien meninggal juga harus segera dilaporkan untuk memperoleh Akta Kematian” jelas Riyanto.

Kerjasama ini, lanjut Riyanto, untuk mempermudah dan mempercepat pendataan kependudukan. Selain itu, dalam mengurus dokumen kependudukan gratis tanpa pungutan biaya. Nanti, di Kecamatan disediakan meja dari Pengadilan Agama, meja dari KUA untuk pencatatan pernikahan, dan meja dari Dindukcapil untuk membuat dokumen kependudukan

“Ini akan dilaksanakan pada semua Kecamatan di Blora. Dengan begini pencatatan akan semakin cepat,” ujarnya.

Bupati Blora, Djoko Nugroho dalam sambutannya menyampaikan, bahwa inovasi ini untuk disebarkan ke masyarakat Kabupaten Blora. Agar pendataan kependudukan semakin tertib, sehingga dapat mempermudahkan dan meringankan masyarakat.

“Dindukcapil harus punya kantor UPT di setiap Kecamatan, biar pendataan semakin efektif dan efisien. Puskesmas yang terakreditasi harus diperbaiki, saya kasih waktu 1 bulan,” ujar Bupati Blora.

Kesepakatan bersama itu, antara Bupati Blora dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora, RSU Permata dan RS PKU Muhammadiyah. Selain itu, Perjanjian Kerjasama antara Dindukcapil Kabupaten Blora dengan Kantor Kemenag, RSU Permata Blora, RS PKU Muhammadiyah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora, RSUD dr. Soetidjono Blora dan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu.

Perlu diketahui, Kantor Urusan Agama (KUA) merupakan satuan kerja pencatatan nikah, talak, cerai dan rujuk ditingkat kecamatan. Sehingga peran Kemenag melalui KUA diharapkan membantu penduduk yang melaksanakan pernikahan dapat diterbitkan Surat Nikah dari KUA dan Kartu Keluarga (KK), KTP Elektronik (E-KTP) dari Dindukcapil.

Dinkes, RSU Permata Blora, RS PKU Muhammadiyah Blora, RSUD Dr. Soetijono dan RSU Dr. Soeprapto Cepu sebagai lembaga/instansi pelayanan publik di bidang kesehatan. Dalam kerjasama ini, juga berperan dalam penerbitan dokumen kependudukan. Diharapkan setelah pertolongan kelahiran, bayi langsung diberikan data identitas bayi sebagai rujukan pembuatan Akta Kelahiran.

Sedangkan Dindukcapil sebagai instansi pelaksana pelayanan dokumen kependudukan, mempunyai tugas penerbitan KK dan E-KTP bagi penduduk setelah melaksanakan pernikahan di KUA dan penerbitan Akta Kelahiran, KK dan KIA bagi bayi yang lahir di RSU Permata Blora, RS PKU Muhammadiyah Blora, RSUD Dr. Soetijono, RSU Dr. Soeprapto Cepu dan Puskesmas se-Kabupaten Blora.

Dalam acara ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Umi Kulsum, Ainus Sholichah Arief dan Kepala Dindukcapil. Beserta Kepala Dinkes, Kepala Kemenag Blora, Direktur RSU Permata Blora, Direktur RS PKU Muhammadiyah, Direktur RSUD Blora dan Direktur RSUD Cepu Kepala Dinas/Instansi terkait, serta perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Blora.

Reporter : Ngatono

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.