DIREKTUR RSUD CEPU: KEBANYAKAN YANG KAMI RAWAT IBU HAMIL

Blora- Direktur RSUD dr R Soeprapto Cepu, Fatkhur Rokhim menerangkan hingga saat ini di rumah sakit yang ia pimpin masih merawat lima orang di ruang isolasi Flamboyan. Kebanyakan yang rawat adalah ibu hamil dan ibu yang usai melahirkan. Rabu (27/05).

 

Direktur RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu, Fatkhur Rokhim

Direktur RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu, Fatkhur Rokhim

 

“Lima pasien ini, empat diantaranya memiliki history reaktif Rapid Test, sedangkan satunya memiliki riwayat demam sehingga kita rawat di ruang isolasi. Akhir-akhir ini kebanyakan yang kami rawat adalah ibu hamil dan ibu yang usai melahirkan. Hal ini menandakan bahwa ibu hamil rentan terjangkit virus, meskipun belum tentu Covid-19. Namun kita tetap berhati-hati,” ucap Fathkur Rokhim.

 

Sementara itu, masih menurutnya untuk empat belas tenaga kesehatan RSUD Cepu yang sebelumnya reaktif Rapid Test dan menjalani isolasi mandiri di hotel, kini sudah kembali bekerja seperti semula . Karena hasil Swab Test Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) menunjukkan negatif Covid-19.

 

Lebih lanjut, dirinya menakankan bahwa hasil Rapid Test tidak bisa dijadikan dasar seseorang terkena virus corona atau tidak. Menurutnya Rapid Test hanya digunakan untuk memeriksa daya imunitas tubuh terhadap keberadaan virus.

 

“Rapid Test itu hasilnya reaktif atau non-reaktif, tidak ada hasil positif rapid. Istilah positif atau negatif itu hanya untuk hasil Swab Test atau usap tenggorokan yang dilakukan melalui laboratorium PCR,” pungkasnya.

 

Sebagai informasi, hingga hari ini jumlah reaktif Raid Test sebanyak 81 orang, untuk positif Covid-19 ada 24 orang dengan rincian 19 orang dirawat, 2 orang sembuh, dan 3 orang meninggal. Adapun untuk PDP ada 9 orang yang diawasi, ODP 33 orang yang dipantau, sedangkan OTG ada 193 orang. Sementara untuk pemudik mencapai 35.520 jiwa. (spt)

 

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan