fbpx

DIRJEN TENAGA KESEHATAN APRESIASI BUPATI ARIEF ROHMAN

Dirjen Tenaga Kesehatan Republik Indonesia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Blora atas hibah tanah seluas 3,05 hektar untuk dijadikan gedung pendidikan dan laboratorium pendidikan Poltekkes Kemenkes Semarang. Pihaknya berharap agar kerjasama dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang terus bisa dilanjutkan untuk pemerataan tenaga kesehatan dan memperkuat meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya di wilayah Jawa Tengah. 
Bupati Arief Rohman menerima piagam penghargaan Orasi Ilmiah yang diserahkan oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang.

Semarang, BLORANEWS – Dirjen Tenaga Kesehatan Republik Indonesia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Blora atas hibah tanah seluas 3,05 hektar untuk dijadikan gedung pendidikan dan laboratorium pendidikan Poltekkes Kemenkes Semarang. Pihaknya berharap agar kerjasama dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang terus bisa dilanjutkan untuk pemerataan tenaga kesehatan dan memperkuat meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya di wilayah Jawa Tengah. 

“Saya berterimakasih sekali lagi kepada bapak bupati yang sudah bekerjasama menghibahkan lahannya untuk dijadikan gedung pendidikan dan laboratorium pendidikan Poltekkes Kemenkes Semarang. Tentunya lahan yang sudah diberikan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya,” ucap Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Arianti Anaya saat menghadiri Wisuda ke-107 Pendidikan Ahli Madya Kesehatan, Sarjana Terapan Kesehatan, Sarjana Terapan Kesehatan Poltekkes Kemenkes Semarang Tahun 2022 di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Rabu (25/5/2022).

BACA JUGA :  CEK KONDISI FISIK, KESEHATAN ANGGOTA POLISI DIPERIKSA

Dia berharap, agar tenaga kesehatan yang telah diambil sumpah janjinya sebagai tenaga kesehatan tersebut nantinya dapat diserap untuk mengisi kebutuhan di puskesmas maupun rumah sakit yang ada.

“Selama ini saya sudah mendengar dari bapak Direktur (Poltekkes Kemenkes Semarang, red) bahwa kerjasama dan koordinasi sudah dilakukan dengan baik. Tentu kami berharap Pak Bupati dan Pak Kadis agar penyerapan dari tenaga kesehatan yang dihasilkan oleh Poltekkes ini bisa segera dimanfaatkan juga oleh dinas-dinas kesehatan, terutama mengisi gap kekosongan dari puskesmas yang masih membutuhkan tenaga kesehatan,” imbuhnya.

Pihaknya berharap agar kerjasama ini terus bisa dilanjutkan untuk pemerataan tenaga kesehatan. Sehingga memperkuat meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Bupati Arief Rohman mengaku, Pemkab Blora telah menjalin Kerjasama yang baik dengan Poltekkes Kemenkes RI Semarang. Selain itu, Pemkab juga telah melakukan hibah tanah untuk mendukung pembangunan kampus Poltekkes Kemenkes Semarang di Blora.

BACA JUGA :  ANGGARAN TERBATAS, BUPATI UPAYAKAN NEW ZERO STUNTING

“Bahwasanya kita sudah melakukan penandatanganan hibah tanah seluas 3,05 hektar di Oktober 2018 dan Alhamdulillah kampusnya sudah dibangun dan tadi sudah diresmikan oleh Bu Dirjen,” jelasnya.

Bupati Arief Rohman berharap, nantinya alumni dari Poltekkes Kemenkes Semarang ini dapat mendukung kebutuhan tenaga kesehatan baik di Blora maupun sekitarnya. Dia juga berkeinginan agar semakin banyak anak Blora yang menempuh pendidikan di Poltekkes tersebut.

“Intinya bagiamana Poltekkes ini bisa hadir di Kabupaten Blora untuk nantinya mensupply kebutuhan sumber daya kesehatan yang ada di Blora dan sekitarnya. Selain itu juga saya berharap agar kedepannya semakin banyak anak Blora yang nantinya bisa kuliah di Poltekkes Kemenkes,” harapnya.

BACA JUGA :  DESA BERBAK DIPERCANTIK DENGAN PAPAN HIMBAUAN ANEKA WARNA

Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang, Marsum, menegaskan, bahwa instansinya berkomitmen untuk meningkatkan capaian Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tahun 2021, telah dilakukan 7 pembangunan gedung. Diantaranya Pembangunan Gedung Kampus Blora, Kelas Kampus Pekalongan, JKG Tembalang, Lab JTRR Tembalang, Gedung Keperawatan Tembalang, Kelas Kampus 5 Magelang, dan Kelas Kampus Tegal.

“Poltekkes Kemenkes Semarang senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan capaian Tri Dharma Perguruan Tinggi serta tuntutan pelayanan publik yang lebih baik, antara lain pengembangan SDM, tata kelola dan sarana prasarana penunjang layanan pendidikan serta pengembangan digitalisasi data dan infrastruktur,” ungkapnya.

Dalam kegiatan kali ini Bupati juga menerima piagam penghargaan Orasi Ilmiah yang diserahkan oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang. (sub)