fbpx

DPRD MINTA PEMKAB FOKUS PEMBANGUNAN

DPRD Blora meminta pemkab Blora fokus pada pembangunan 2022. Apalagi hingga bulan kedua ini, belum ada progres soal pembangunan. Sebab pembangunan sangat penting bagi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Siswanto sidak Pembangunan Jalan Sambongin-Karangtalun, Kecamatan Banjarejo, Blora belum lama ini.

Blora – DPRD Blora meminta pemkab Blora fokus pada pembangunan 2022. Apalagi hingga bulan kedua ini, belum ada progres soal pembangunan. Sebab pembangunan sangat penting bagi masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto mengungkapkan, walau proses Perades masih penyisakan persoalan, bupati harus fokus pelaksanaan pembangunan 2022. Karena dalam aturan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), tiap program kegiatan fisik dan non fisik sudah terjadwal Januari-Desember 2022.

BACA JUGA :  WACANA PERDA KEAGAMAAN KEMBALI DILONTARKAN LEGISLATOR BLORA

Sehingga, pembangunan jalan, jembatan, gedung sekolah, perpustakaan dan kegiatan lain tidak dilaksanakan pada akhir tahun semua. Tapi harus diplanning, agar Maret sudah mulai ada pembangunan. Sehingga September sudah banyak pembangunan terlaksana.

“Jangan malah saat musim hujan Oktober-Desember baru membangun. Kualitas bisa tidak maksimal,” terangnya.

Selain itu, Februari ini, Musrenbang Kecamatan untuk penyusunan RKPD TA 2023 sudah mulai. Anggota DPRD meminta mengawal usulan desa, kecamatan untuk diperjuangkan saat pembahasan APBD TA 2023.

BACA JUGA :  PARIPURNA MOLOR DAN GAGAL KUORUM, KETUA DPRD: KENDALA TEKNIS TAK BISA KAMI SAMPAIKAN!

“Kami minta pemerintahan tetap jalan, yaitu pembangunan 2022 sesuai SIPD dan Musrenbang untuk persiapan pembangunan 2023,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Arief Rohman mengaku, tahun 2022 ini fokus pembangunan di sektor infrastruktur. Sesuai keinginan  masyarakat yang berharap jalannya baik untuk menopang kelancaran arus pertumbuhan ekonomi.

“Tahun ini infrastruktur jadi prioritas. Perencaaan bisa segera selesai. Maret bisa dilounching,” terangnya.

BACA JUGA :  ANGGOTA LEGISLATIF DI DOMINASI LAKI-LAKI, BEGINI TANGGAPAN FOUNDER PEREMPUAN MENGAJI

Arief menambahkan, anggaran infrastruktur tahun 2022 ini lebih besar. Sekitar Rp 400 sampai Rp 500 miliar. Pihkanya berharap agar bisa dikawal bersama.

“Mimpi 2023 Randu-Getas jadi ruas jalan nasional, karena masuk perpres 79. Nanti biar tembus langsung Ngawi. Kalau itu tercapai Blora selatan akan tumbuh,” tambahnya. (sub).