fbpx

Drs. MAHFUDH ALI SYU’UDI : PENGAMPU PENGAJIAN BULUGHUL MARRAM BAITUNNUR

  • Bagikan
KH. Mahfudz Ali masjid agung baitunnur blora
Setia mengampu pengajian kitab kuning sepanjang bulan Ramadhan di Masjid Agung Baitunnur Blora
KH. Mahfudz Ali masjid agung baitunnur blora
Setia mengampu pengajian kitab kuning sepanjang bulan Ramadhan di Masjid Agung Baitunnur Blora

Kota (21.06.2016) Pengajian kitab kuning di Masjid Agung Baitunnur merupakan agenda rutin yang diselenggarakan sepanjang bulan ramadhan. Setidaknya dalam sepuluh tahun terakhir, Ta’mir Masjid Agung Baitunnur menyelenggarakan kajian ini dengan acuan kitab kuning yang cukup populer bagi komunitas santri kota Mustika, Kitab Bulughul Marram.

Kitab Bulughul Marram merupakan merupakan kitab fikih utama dalam mazhab imam Syafi’i. Kitab ini diterbitkan pada abad XVI di Mesir dengan judul lengkap Bulughul Marram min Adillatil Ahkam. Karena penyusunannya yang sitematis dan kandungannya yang komperehensif, kitab Bulughul Marram menjadi acuan standar metodologi pengambilan hukum islam oleh ulama-ulama nusantara sampai saat ini.

Di Blora, kajian kitab Bulughul Marram dilakukan oleh banyak majlis taklim maupun pengajian di desa-desa. Di kota Blora sendiri, kajian kitab kuning Bulughul Marram dilakukan sepanjang bulan ramadhan di Masjid Agung Baitunnur Blora sejak sepuluh tahun yang lalu. Inisiator dan pengampu pengajian kitab kuning Bulughul Marram ini adalah Drs. Mahfudh Ali Syu’udi.

Pak Ali, panggilan akrab Drs. Mahfudh Ali Syu’udi hijrah ke Blora pada tahun 1986. Pak Ali sendiri adalah santri kelahiran Kabupaten Pati dan pernah nyantri di Pesantren Mathole’ (julukan pesantren Salafiyah Matholi’ul Falah) di desa Kajen Kecamatan Margoyoso, Pati.

“Dulu ketika saya mondok di Kajen, saya satu asrama dengan kyai Muharror (KH. Muharror Ali, Pengasuh PP Khozinatul Ulum Blora). Kemudian pada tahun ’86 saya pindah ke Blora dan mengajar di SMP Negeri 2 Blora” kenangnya.

Riwayat pendidikan dan organisasi Pak Ali pun tidak bisa dianggap remeh. Demi meningkatkan keilmuannya dalam kajian keislaman, Pak Ali menempuh pendidikan di IAIN Sunan Ampel Surabaya. Selama proses studinya disana, beliau aktif dalam PMII Komisariat Sunan Ampel. Karir organisasi yang berhasil dicapai adalah menjadi Sekretaris Komisariat PMII Sunan Ampel pada masanya.

Pengalaman belajar di pesantren dan IAIN Sunan Ampel serta kematangannya dalam PMII membuat Pak Ali tidak canggung memimpin pengajian Bulughul Marram sepanjang bulan Ramdhan dalam sepuluh tahun terakhir.

Reporter  : A M. Fawaidy

Foto      : Az Zulfa

banner 120x500
  • Bagikan