DUA TAHUN TERAKHIR, 120 WARGA BLORA MENGIDAP HIV / AIDS

Blora- Sampai akhir Februari 2017, di Blora terdapat 120 orang mengidap HIV / AIDS. Sebelumnya, pada tahun 2016 jumlah penderita HIV / AIDS di Blora berjumlah 91 orang. Hanya dalam dua bulan, terdapat 29 penderita baru penyakit mematikan tersebut.

 

HIV Blora

Ilustrasi : Bloranews

 

Fakta tentang peningkatan jumlah penderita HIV / AIDS di Blora tersebut disampaikan oleh Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Sutik. Dalam pemaparannya, Sutik menyampaikan bahwa usia penderita penyakit ini berada pada usia produktif. “Ada yang dibawah 11 tahun, 19 tahun dan 25 sampai 50 tahun.” ujarnya.

Penderita penyakit mematikan ini dari berbagai latar belakang. Ada yang ibu rumah tangga, pekerja, pemandu tempat lokalisasi dan lain sebagainya. Meski begitu, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, namun terus melakukan sosialisasi kepada warga Blora. Mulai dari penyuluhan, pengobatan rutin dan survei terus menerus.

Sutik juga menyampaikan bahwa persebaran penderita HIV / AIDS di Blora ini merata di kecamatan – kecamatan di Blora. Hanya saja, Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit ini enggan menjelaskan secara terperinci persebaran penderita penyakit ini di Blora.

Dalam mengidentifikasi pengidap HIV / AIDS di Blora, Dinas Kesehatan menggunakan dua metode. Metode pertama adalah Voluntary Counseling Test dan yang kedua adalah Serro Survey. Perbedaan kedua metode tersebut adalah, metode pertama responden / pasien datang ke klinik secara sukarela sedangkan metode kedua pegawai dinas kesehatan jemput bola ke lokasi dengan resiko persebaran HIV / AIDS yang tinggi seperti lokalisasi dan cafe / karaoke [.]

Reporter Sahal M.

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.