Semarang, BLORANEWS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama DPRD Jateng menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perpustakaan sebagai upaya mendukung literasi dan mencerdaskan masyarakat.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memberikan apresiasi atas kerja DPRD Jateng, khususnya Komisi A, yang menggagas penyusunan Raperda ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada DPRD Jawa Tengah, terutama Komisi A, yang telah menginisiasi Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan. Ini merupakan langkah penting untuk memperkuat budaya literasi masyarakat,” ungkap Sumarno dalam rapat paripurna di Gedung Berlian, Semarang, Selasa (10/12/2024).
Sumarno menekankan bahwa perpustakaan berfungsi sebagai jembatan ilmu pengetahuan dan menjadi sarana strategis untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Dengan perkembangan teknologi, perpustakaan dituntut untuk modern, inovatif, dan sesuai kebutuhan zaman.
“Perpustakaan harus menjadi ruang yang nyaman dan relevan, baik secara fisik maupun digital, agar dapat memenuhi kebutuhan informasi masyarakat di era teknologi ini,” tambahnya.
Penetapan Raperda ini diharapkan menjadi landasan hukum untuk memperkuat fungsi perpustakaan, menjadikannya sebagai pusat pembelajaran yang mampu mencetak masyarakat kreatif, berpengetahuan, dan berkarakter.
Anggota Komisi A DPRD Jateng, Noval Utoyo Adji, menjelaskan bahwa Raperda ini juga mengatur keterlibatan masyarakat dan dunia usaha dalam pengelolaan perpustakaan.
“Partisipasi masyarakat dapat diwujudkan melalui pembentukan taman bacaan, penyediaan bahan pustaka, hingga pelestarian naskah kuno dan literatur budaya etnis nusantara,” jelasnya.
Raperda ini juga mendukung pengembangan perpustakaan digital, yang dapat dikelola oleh berbagai pihak, termasuk sekolah, madrasah, lembaga, atau komunitas masyarakat. Inovasi ini diharapkan memperluas akses literasi di seluruh lapisan masyarakat Jawa Tengah.
Dengan disetujuinya Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan, Pemerintah Provinsi Jateng optimistis dapat meningkatkan budaya baca masyarakat sekaligus memperkuat dukungan terhadap pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. (Jyk)






