DUKUNG PEMILU BERSIH, DESA TUTUP DEKLARASI ANTI POLITIK UANG

Tunjungan- Desa Tutup Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora mendeklarasikan diri sebagai desa anti politik uang. Tak hanya itu, desa ini juga menolak politisasi SARA dan persebaran berita bohong (hoaks) di wilayahnya.

Deklarasi berlangsung di balai desa setempat, dan dihadiri Bawaslu Blora, serta ratusan warga. Di depan masyarakat Desa Tutup, Kades setempat, Sri Mujiasih menegaskan dukungannya untuk mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai dan tertib.

 

Deklarasi Desa Tutup Kecamatan Tunjungan

Deklarasi Desa Tutup Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora sebagai Desa Anti Politik Uang

 

“Kami menghimbau masyarakat untuk memilih sesuai hati nurani. Bukan karena uang,” tegasnya, Rabu (03/03).

Di sisi lain, Ketua Bawaslu Blora, Lulus Mariyonan mengungkapkan , pihaknya mengapresiasi deklarasi ini. Bahkan, sebagai bentuk apresiasinya, Lulus mengatakan akan memfasilitasi pembentukan satgas anti politik uang.

“Ini (dekarasi desa anti politik uang, red) yang pertama di Blora. Ini akan kita bentuk relawan atau satgas dari warga. Juga bisa ditegaskan lagi dalam bentuk peraturan kepala desa atau peraturan desa,” ujarnya.

Tak hanya itu, Lulus memastikan jajarannya tegas terhadap politik uang yang mencederai semangat demokrasi itu. Tak main-main, menurut Lulus, melakukan politik uang sama artinya dengan melanggar hukum dan akan disanksi tegas.

“Bawaslu tegas melawan politik uang. Sanksinya jelas untuk pelaku politik uang pada pasal 521 dan 523 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 yaitu pidana penjara maksimal dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 Juta,” tegasnya. (one)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan