fbpx

E-RETRIBUSI DINILAI MEMPERSULIT PEDAGANG PASAR

Bendahara Paguyuban Pedagang Pasar Jepon
Para pedagang di Pasar Ngawen membayar retribusi melalui layanan Mobil Kas Keliling Bank Jateng.

Blora- Kebijakan Pemkab Blora, melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) menerapkan Retribusi Elektronik (e-Retribusi) mampersulit pedagang pasar tradisional. Mereka mereka mengeluhkan cara pembayaran dan antrian yang panjang.

“Retribusi pasar (e-Retribusi) kok malah mempersulit pedagang. Rasa-rasanya seperti menyetorkan modal ke bank, karena pembayarannya harus lewat bank terlebih dahulu,” keluh Muslimatun (35), salah satu pedagang di Pasar Tradisional Ngawen, Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora, Jumat (28/12).

 

Bendahara Paguyuban Pedagang Pasar Jepon
Para pedagang di Pasar Ngawen membayar retribusi melalui layanan Mobil Kas Keliling Bank Jateng.

 

Untuk membayar retribusi, pada pedagang pasar harus pergi ke Bank Jateng. Jika tidak demikian, pedagang akan menunggu layanan pambayaran tiap hari Kamis yang antriannya teramat panjang.

“Kalau menunggu petugas tiap hari Kamis, itu antriannya sampai berdesak-desakan. Kalau pedagang yang sudah berusia lanjut harus berdesakan, apa tidak berbahaya?,” imbuhnya.

Kondisi yang tidak jauh berbeda terjadi di Pasar Jepon, Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Di pasar ini, terdapat sebagian pedagang yang menolak membayar e-Retribusi dengan alasan adanya kesalahan hitung pada Perda yang digunakan sebagai dasar hukum penarikan retribusi.

Bendahara Paguyuban Pedagang Pasar Jepon, Basri mengungkapkan, para pedagang lebih memilih titip ke petugas pasar untuk membayar retribusi, dari pada harus berdesakan mengantri.

“Ya soalnya masih diterapkan Perda lama yang terdapat kesalahan perhitungan besaran retribusi antara los dan kios. Tapi tiap hari Jumat, ada mobil pelayanan Bank Jateng yang standby di depan pasar. Banyak pedagang yang titip ke petugas pasar (dari pada harus mengantri),” jelas Basri.

Sementara itu, Kabid Pasar Dindagkop UKM Kabupaten Blora, Zainuri belum dapat berkomentar banyak terkait keluhan ini. Pasalnya, saat ini dirinya tengah bertugas di luar kota.

“Saat ini, saya bertugas di luar kota. Hari Senin ke kantor saja,” ujar Zainuri melalui pesan singkat. (sya)