fbpx

GANJAR ZIARAHI MAKAM SOEGIARIN, JURNALIS YANG SEBARKAN KEMERDEKAAN INDONESIA KE SELURUH DUNIA

  • Bagikan
GANJAR ZIARAHI MAKAM SOEGIARIN, JURNALIS YANG SEBARKAN KEMERDEKAAN INDONESIA KE SELURUH DUNIA
Ganjar dan Soegiarno ziarah di makam Soegiarin.

Semarang- Melalui tangan Soegiarin kemerdekaan Republik Indonesia bisa didengar hingga seluruh dunia. Ia merupakan seorang jurnalis di masa penjajahan yang bekerja di Domei (sekarang jadi kantor berita Antara) milik Belanda.

Untuk mengenang jasanya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama komunitas Photocycling, pewarta foto yang hobi gowes di Semarang menyempatkan diri untuk beriarah. Mereka juga didampingi Soegiarno (92) yang tak lain adalah kakak Soegiarin.

“Kakak saya ini diperintah untuk menyelinap di kantor Domei dan menyiarkan kemerdekaan ke seluruh dunia. Waktu itu tidak mudah, karena Domei dijaga ketat oleh pasukan Jepang. Dan kita patut berbangga, karena kakak saya yang orang Jawa Tengah berhasil menyiarkan kemerdekaan Indonesia ke seluruh dunia,” jelas Soegiarno.

Soegiarno mengaku sangat senang, melihat para generasi muda bangsa sangat menghormati dan menghargai para pahlawan. Ditambah dengan kedatangan Gubernur Jawa Tengah tersebut.

“Saya tidak menyangka, dan merasa sangat berbesar hati atas kedatangan pak Ganjar dan teman-teman ke makam kakak saya ini. Saya senang, karena generasi penerus masih mengingat perjuangan kita waktu itu. Hebat sekali,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Ganjar, Soegiarin adalah tokoh penting dalam kemerdekaan. Kalau tidak ada Soegiarin, mungkin proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia tidak banyak orang tahu.

“Kalau zaman sekarang, beliau inilah yang memviralkan kemerdekaan Indonesia. Saya tidak membayangkan, kalau waktu itu tidak diviralkan, mungkin dunia tidak tahu bahwa Indonesia sudah merdeka atau belum,” kata Ganjar.

Lebih lanjut, kisah Soegiarin sangat heroik, ia diperintahkan oleh pimpinannya yakni Adam Malik untuk menyelinap di kantor Domei dan menyiarkan proklamasi kemerdekaan menggunakan mesin morse.

“Waktu itu tidak mudah, dia harus menyelinap dari pasukan Jepang, menyiapkan mesin morse dan mengirimkan berita proklamasi dengan morse ke kantor-kantor berita di seluruh dunia. Hari ini saya ke makam beliau, ketemu dengan keluarganya dan kita berikan penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasanya,” bebernya.

Ganjar mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati jasa para pahlawan. Banyak pahlawan yang telah berperan bagi kemerdekaan Indonesia, termasuk Soegiarin, tokoh yang dalam sejarah tidak banyak orang mengetahui.

“Harapannya publik jadi tahu, bahwa banyak orang-orang yang berjuang bagi kemerdekaan sesuai bidangnya termasuk pak Soegiarin ini. Kita harus menghormati dan menghargai jasa-jasa mereka, karena berkat mereka kita bisa menikmati kemerdekaan seperti ini,” pungkasnya. (Jyk)

  • Bagikan