fbpx

GANTUNG DIRI DI GABUSAN, DIDUGA KARENA SAKIT YANG TAK KUNJUNG SEMBUH

  • Bagikan
Warga Dukuh Ngembag RT 11 RW 05 Desa Gabusan Kecamatan Jati menunggui mayat korban di rumah duka.

Jati – Diduga karena frustasi menahan sakit yang tak kunjung sembuh, Muryati (43) ,mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Wanita yang gantung diri di rumah orang tuanya ini, meninggalkan seorang suami dan empat orang anak.

Korban ditemukan pertama kali oleh orang tuanya, Dasiyem (80) yang saat itu hendak mengusir ayam yang masuk ke dalam rumah. Menyaksikan anaknya tergantung di belandar ruang tamu dengan lidah terjulur, Dasiyem pun berteriak histeris memanggil suaminya, Sarno (80).

 

Warga Dukuh Ngembag RT 11 RW 05 Desa Gabusan Kecamatan Jati menunggui mayat korban di rumah duka.

 

Sarno kemudian mengabarkan peristiwa ini ke perangkat desa setempat, yang kemudian melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib. Segera, tim Polsek Jati bersama dengan petugas medis menuju lokasi kejadian, di Dukuh Ngembag RT 11 RW 05 Desa Gabusan Kecamatan Jati.

Kapolsek Jati, AKP Joko Priyono, mengungkapkan berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh tim Puskesmas Doplang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada mayat korban.

Saat petugas datang, mayat Muryati dalam kondisi mengenakan kaos warna coklat dan celana warna ungu. Lidahnya terjulur, mata korban terbelalak dengan pupil yang telah melebar, dan lehernya terjerat tali plastik warna kuning.

“Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Doplang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan kemudian korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” terang AKP Joko Priyono, Sabtu (04/08).

Berdasarkan penuturan dari kerabat dan pihak keluarga, dalam seminggu terakhir, Muryati kerap mengeluhkan sakit. Tiap kali berobat, rasa sakit itu reda. Namun, tak lama rasa sakit itu datang lagi.

“Dia dalam satu minggu ini menderita sakit pegel linu. setiap berobat sembuh, kambuh lagi berobat lagi, sembuh kambuh lagi,” ujar Sarno, ayah korban.

 

Reporter : Abdul G

  • Bagikan