fbpx

GAWAT! INFLASI PANGAN CAPAI 11,47 PERSEN

Inflasi pangan nasional beberapa bulan terakhir mencapai angka 11,47 persen. Hal ini disampaikan langsung oleh Deputi Gubernur BI (Bank Indonesia), Aida S Budiman usai peresmian Learning Center Bawang Putih bersama Gubernur Ganjar di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jumat (12/8/2022).
Peresmian Learning Center Bawang Putih di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jumat (12/8/2022).

Tegal, BLORANEWS – Inflasi pangan nasional beberapa bulan terakhir mencapai angka 11,47 persen. Hal ini disampaikan langsung oleh Deputi Gubernur BI (Bank Indonesia), Aida S Budiman usai peresmian Learning Center Bawang Putih bersama Gubernur Ganjar di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jumat (12/8/2022).

“Inflasi di Indonesia cukup tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Salah satunya bersumber dari komoditas pangan atau holtikultura. Yakni mencapai 11,47 persen,” jelasnya. 

BACA JUGA :  GANJAR APRESIASI PEDAGANG PASAR PURI PATI BERJUALAN DI JALAN SELAMA PANDEMI

Hal itu dibenarkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melalui learning center bawang putih, lanjutnya, diharapkan inflasi pangan nasional bisa diperbaiki.

“Keberadaan learning center bawang putih di Kabupaten Tegal merupakan bagian dari perintah Presiden Joko Widodo untuk menjaga ketahanan pangan dan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan,” terangnya. 

Ia juga menambahkan, Untuk gerakan nasional pengendalian inflasi, pemerintah pusat fokus pada bantuan benih cabai. Sementara untuk daerah Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Tegal dan Temanggung ditambah dengan bantuan benih bawang putih.

BACA JUGA :  BUPATI BLORA INGIN SRG KEDUNGTUBAN DIAKTIFKAN KEMBALI

“Harapan kita capaian atau target yang diinginkan tadi bisa ya, mungkin swasembada bawang ya nggak lah tapi mendekati produksi atau kebutuhan bisa tercukupi di atas 50 persen wajib menurut saya. Kalau sekarang baru 20 persenan, menurut saya itu terlalu kecil,” jelasnya. (Kin).