fbpx

GUBERNUR JATENG RESMIKAN SEKOLAH TINGKAT ATAS PP DARUSSALAM

Gubernur Jawa tengah saat meresmikan Sekolah Menengah Atas di Ponpes Darussalam.

Bloranews,  Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melakukan Peresmikan secara simbolis sekolah tingkat menengah atas Ponpes Darussalaam Sempon di Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. 

“Ada peresmian sekolah, kemudian dari pengasuh pondok pesantren ini sedang memperjuangkan agar akses pendidikan lebih banyak lagi, maka dibuatlah sekolah umum di sini, masih baru,” ujar Ganjar, Sabtu (12/11).

Sekolah tersebut telah menerapkan green economy dengan mengedepankan penggunaan energi ramah lingkungan, salah satunya pemakaian panel tenaga surya sebagai pengganti listrik.

BACA JUGA :  GANJAR ZIARAHI MAKAM SOEGIARIN, JURNALIS YANG SEBARKAN KEMERDEKAAN INDONESIA KE SELURUH DUNIA

“Bahkan dipasang panel surya untuk mulai menggerakkan green economy dari tengah pedesaan, tentu ini bagian dari peran masyarakat soal pendidikan berbasis pondok pesantren, basisnya pondok pesantren,” jelas Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menyampaikan, dalam amanat yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) Pesantren Nomor 18 Tahun 2019 yang menjadi landasan Perda Jawa Tengah Tentang Peeantren mengharuskan setiap pemerintah daerah memfasilitasi pondok pesantren yang ada.

BACA JUGA :  GANJAR SIAPKAN RENCANA CADANGAN SAAT VAKSINASI DI BULAN RAMADHAN

Antara lain terkait fasilitas pendidikan, hingga pendampingan dan pemberdayaan para santri yang nantinya mampu melahirkan kalangan santri yang jauh lebih unggul dan kompetitif.

“Jadi kami sangat apresiasi peran seperti ini, tinggal pelaksanaan Undang-Undang Pesantren, menyiapkan Perda di tingkat kabupaten harus disegerakan,” ucap Ganjar.

“Pendidikannya jalan, dakwahnya jalan, pemberdayaannya jalan, tentu ini sesuatu yang membantu menyiapkan SDM yang begitu penting untuk hari ini,” lanjut Ganjar.

Menurutnya, jika pelaksanaan UU Pesantren dapat berjalan optimal hingga ke tingkat bawah, maka tujuan menjadikan santri sebagai generasi bangsa yang terdidik dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan.

BACA JUGA :  DI HADAPAN GANJAR, BUPATI REMBANG UNGKAP KEBERHASILAN PENURUNAN KASUS COVID

“Kalau kemudian dengan undang-undang pesantren hari ini, beberapa pondok pesantren betul-betul mulai menunjukkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Pesantren, afirmasi untuk pesantren dapat berjalan itu bagus,” kata Ganjar.

Turut hadir dalam acara itu yang mendampingi Ganjar, Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Said Asrori. (JAL)