HANYA 25 %, BLORA MASUK KATEGORI RENDAH TINGKAT TESTING COVID-19

Semarang- Kabupaten Blora masuk ke dalam kategori daerah dengan tingkat testing kurang dari 50%. Setidaknya ada 12 daerah yang masuk kategori tersebut yakni Temanggung (46%), Wonosobo (27%), Purworejo (33%), Kabupaten Pekalongan (28%), Pemalang (21%), Brebes (29%), Kabupaten Semarang (33%), Pati (36%), Rembang (24%), Blora (25%), Kudus (32%) dan Sragen (27%).

 

Ilustrasi swab test

Ilustrasi swab test

 

Sementara itu untuk tingkat testing di bawah 20% ada 4 daerah yakni Wonogiri (7%), Banjarnegara (7%), Purbalingga (18%) dan Grobogan (17%).

Menanggapi hal tersebut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sempat menegur sejumlah bupati/walikota dengan testing kasus Covid-19 yang sangat rendah. Bahkan Ganjar meminta agar kepala dinas kesehatan (kadinkes) Jawa Tengah turun langsung ke lapangan. 

“Saya cek, masih ada tes massal yang rendah. Beberapa saya tegur dan saya minta untuk ditingkatkan. Jangan khawatir dengan peningkatan kasus dan jangan khawatir soal citra. Kami akan bantu dari sini. Jadi tolong ini bisa menjadi perhatian,” tegas Ganjar seperti dikutip dari Beritasatu(dot)com, Selasa (29/9/2020).

Lebih lanjut, orang nomor satu di Jawa Tengah ini meminta laporan harian terkait testing Covid-19 tersebut dengan menginstruksikan kadinkes Jateng langsung berkoordinasi dengan kadinkes di beberapa kabupaten/kota yang masih rendah pengambilan spesimennya hingga minggu ke-39. 

“Saya minta laporan harian, biar kita tahu apa kesulitannya dan apa masalahnya,” ucapnya.

Terkait kendala ataupun kesulitan yang ada di daerah untuk memenuhi target testing tersebut, Ganjar meminta kepada daerah tersebut untuk disampaikan agar pihaknya dapat memberikan bantuan secara penuh.

“Apakah nggak punya alat, enggak punya surveillance atau apa masalahnya? Nanti kami bantu. Karena yang penting jangan sampai nggak punya semangat, tidak boleh kalau itu,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Provinsi Jawa Tengah Tengah tengah menggenjot jumlah pemeriksaan spesimen, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Dan perlu diketahui tren pemeriksaan spesimen di Jateng telah melampaui target dari yang ditetapkan pemerintah pusat sebanyak 4.991 per hari. Jateng mampu melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 6.000 per hari. (Jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan