HANYA KARENA TINTA HABIS, PENERBITAN KIA “DIPENDING” DINDUKCAPIL




Blora- Tak banyak tersorot, ternyata penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Blora dihentikan sementara. Padahal, dinas terkait sempat menyatakan sanggup mencetak 50.000 keping KIA.

Kepala Dindukcapil Blora, Riyanto, melalui Kabid Pendaftaran Penduduk, Agus Listiyono membenarkan fakta tersebut. Sejak dua tahun lalu, pihaknya mengklaim telah mencetak dan mendistribusikan sebanyak 30.000 keping KIA.

“Kami tahun 2016 sudah bisa mencetak KIA sekitar 30.000 keping. Ajuan sebanyak itu, barasal dari sekolah se- Blora, dari TK sampai SMA. Sudah banyak siswa yang mengajukan secara kolektif,” ucap Agus, Jumat (16/11).

 

Kartu Identitas Anak

Kartu Identitas Anak

 

Sayangnya, penerbitan kartu yang pengadaannya diatur dalam Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 itu dihentikan sementara. Alasannya, pasokan tinta yang tidak memadai. Agus tidak menyebutkan, mulai kapan penerbitan KIA di Blora dihentikan.

“Namun karena keterbatasan tinta, maka pencetakan kita pending dan fokus ke cetak e-KTP,” lanjutnya.

Sebagai informasi, pada Juli 2017 Dindukcapil Blora menargetkan bisa menerbitkan sebanyak 50.000 keping KIA secara gratis. Target ini ditetapkan setelah sukses menjadi pilot project penerbitan KIA dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebanyak 5000 keping pada tahun 2016.

Pada tiap keping KIA tertera  Nomor Induk Kependudukan (NIK) tiap-tiap anak, sehingga kelak ketika beranjak usia 17 tahun atau menikah akan memiliki KTP dengan NIK yang sama.

Dengan memiliki KIA, diharapkan anak-anak dibawah usia 17 tahun bisa memiliki bukti diri yang bertujuan meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik, serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara. (hud)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.